KALIMANTAN SELATAN — Bahlil yang juga menjabat Ketua Dewan Kehormatan HIPMI menyampaikan hal tersebut di hadapan Presiden Prabowo, sejumlah menteri Kabinet Merah Putih, dan Ketua MPR RI Ahmad Muzani. Momen ini menjadi perhatian karena menunjukkan kedekatan personal antara mantan Ketua Umum HIPMI tersebut dengan kepala negara.
Dalam sambutannya, Bahlil terlebih dahulu menyapa Ahmad Muzani dengan panggilan 'Kanda'. Menurut dia, sapaan 'kanda' dan 'dinda' merupakan kultur yang sudah lama hidup di lingkungan organisasi pengusaha muda tersebut.
"Yang saya hormati Ketua MPR RI abang saya Bapak Ahmad Muzani mungkin biar lebih akrab kita panggil Kanda Ahmad Muzani," ujar Bahlil mengawali sambutannya.
Bahlil kemudian menoleh kepada Presiden Prabowo. Dengan nada ringan, dia meminta izin menggunakan panggilan serupa untuk orang nomor satu di Indonesia itu.
"Kalau Bapak berkenan saya izin Bapak dengan tidak mengurangi rasa hormat, kami juga ingin memanggil Kakanda Bapak Presiden Prabowo Subianto," tutur Bahlil.
Bukan hanya meminta izin presiden, Bahlil juga melibatkan anggota HIPMI yang hadir. Ia melempar pertanyaan "Setuju nggak?" kepada ribuan peserta munas. Jawabannya, tepuk tangan meriah dan sorakan setuju menggema di ruang acara.
"Biar lebih dekat Pak, supaya olahannya cepat masuk," timpal Bahlil disambut gelak tawa dan tepuk tangan para anggota HIPMI.
Panggilan 'kanda' dan 'dinda' memang kerap digunakan Bahlil dalam berbagai kesempatan. Baginya, sebutan itu bukan sekadar gaya bicara, melainkan cara mencairkan suasana dan membangun kedekatan emosional dengan lawan bicara.
Momen ini sekaligus mempertegas hubungan erat antara Bahlil dan Prabowo. Sebelum menjabat menteri di kabinet Prabowo, Bahlil adalah Ketua Umum HIPMI dan pernah menjabat Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM).
Panggilan akrab semacam ini bukan kali pertama terjadi di panggung politik Indonesia. Sejumlah pejabat sering menggunakan sapaan khas untuk menunjukkan kedekatan, terutama di lingkungan organisasi kepemudaan dan Kamar Dagang dan Industri (Kadin).
Acara Munas HIPMI ke-XVIII sendiri dihadiri oleh Presiden Prabowo beserta jajaran menteri Kabinet Merah Putih. Kehadiran kepala negara menandakan perhatian pemerintah terhadap pengembangan wirausaha muda nasional.