BANJARMASIN — Target ambisius itu disampaikan langsung saat kunjungan kerja pengurus pusat ke Banjarmasin. Sekretaris Jenderal DPP Partai Demokrat mendorong seluruh kader untuk bekerja keras mengembalikan elektabilitas partai di ibu kota Kalimantan Selatan tersebut.
“Kami ingin Demokrat Banjarmasin kembali berjaya seperti dulu. Target 11 kursi itu bukan sekadar angka, tapi harga diri partai,” ujar Sekjen DPP dalam pertemuan tertutup dengan pengurus DPC setempat.
Angka 11 kursi merujuk pada capaian terbaik Partai Demokrat di Banjarmasin pada pemilu-pemilu sebelumnya. Kini, jumlah kursi yang dimiliki partai berlambang mercy tersebut mengalami penurunan signifikan.
“Kita harus evaluasi total. Dari segi kaderisasi, pendekatan ke pemilih milenial, hingga soliditas mesin partai,” tambah Sekjen DPP.
DPC Partai Demokrat Banjarmasin disebut telah menyiapkan peta jalan untuk mengejar target tersebut. Konsolidasi internal menjadi prioritas pertama sebelum turun ke basis pemilih.
“Kami tidak akan kerja sendiri. Semua elemen partai, mulai dari sayap pemuda hingga perempuan, harus bergerak serentak,” ujar salah satu pengurus DPC yang hadir dalam pertemuan.
Pertemuan tertutup itu juga membahas potensi calon legislatif yang akan diusung. Pengurus pusat meminta agar kader muda dan figur lokal yang dikenal masyarakat Banjarmasin mendapat porsi lebih besar dalam pencalonan.
Banjarmasin selama ini dikenal sebagai salah satu lumbung suara Partai Demokrat di Kalimantan Selatan. Namun, pergeseran peta politik dan munculnya kompetitor baru membuat partai harus bekerja ekstra keras untuk merebut kembali kepercayaan pemilih.
Target 11 kursi DPRD Kota Banjarmasin menjadi pekerjaan rumah besar bagi seluruh kader. Evaluasi menyeluruh dan strategi baru dinilai mutlak diperlukan jika ingin kembali berjaya di kota seribu sungai tersebut.