Pencarian

Dekranasda Tanah Bumbu Pamerkan Kain Tenun Pagatan dan Sasirangan Mangrove di Tala Craft 2026

Jumat, 21 Agustus 2026 • 17:45:31 WIB
Dekranasda Tanah Bumbu Pamerkan Kain Tenun Pagatan dan Sasirangan Mangrove di Tala Craft 2026
Pengunjung mengamati Kain Tenun Pagatan dan Sasirangan Pulau Burung yang ditampilkan Dekranasda Kabupaten Tanah Bumbu di stand Tala Craft 2026, Pelaihari, Kabupaten Tanah Laut, Selasa (18/8/2026).

Dekranasda Kabupaten Tanah Bumbu membawa dua produk unggulan, Kain Tenun Pagatan dan Sasirangan Pulau Burung, ke pameran Tala Craft 2026 di Pelaihari, Kabupaten Tanah Laut. Keikutsertaan ini menjadi ajang promosi produk lokal sekaligus membuka pasar baru bagi pelaku UMKM setempat pada 18-22 Agustus 2026.

BATULICIN — Stand pameran Tala Craft 2026 di Halaman Pertasi Kencana, Pelaihari, Kabupaten Tanah Laut, menjadi etalase bagi kekayaan kriya Kalimantan Selatan. Di tengah deretan produk daerah lain, Dekranasda Kabupaten Tanah Bumbu menonjolkan kain tenun khas Pagatan dan sasirangan dengan pewarna alami dari tanaman mangrove.

Ketua Dekranasda Kabupaten Tanah Bumbu, Andi Irmayani Rudi Latif, menyebut kehadiran dalam pameran yang berlangsung 18 hingga 22 Agustus 2026 itu sebagai langkah memperluas promosi produk lokal. Ajang ini juga membuka ruang bagi pelaku usaha untuk menjangkau konsumen yang lebih luas.

Keunikan Sasirangan Pulau Burung: Pewarna dari Mangrove

Di antara produk yang dipajang, Kain Sasirangan Pulau Burung menjadi daya tarik utama lantaran proses pembuatannya yang ramah lingkungan. Kain ini menggunakan pewarna alami yang diekstrak dari tanaman mangrove yang tumbuh di pesisir Pulau Burung.

Motif yang dihadirkan tidak lepas dari kekayaan alam pesisir. Ikan, perahu, mangrove, hingga pohon kelapa menjadi gambar yang merepresentasikan identitas budaya dan lingkungan masyarakat setempat.

Selain sasirangan dan tenun, stand tersebut juga menampilkan aneka produk makanan olahan UMKM Tanah Bumbu. Produk-produk kuliner ini ditata untuk memberi gambaran potensi ekonomi kreatif daerah yang bisa dikembangkan lebih jauh.

Dorongan untuk Pelaku UMKM: Inovasi dan Kemasan Jadi Kunci

Andi Irmayani menekankan bahwa pengembangan produk kerajinan tidak bisa berhenti pada tahap produksi. Menurutnya, peningkatan kualitas, inovasi, kemasan, dan strategi pemasaran harus berjalan beriringan agar produk mampu bersaing di pasar.

“Kita terus mendorong pelaku UMKM agar tidak berhenti pada produksi saja. Kualitas, kemasan, inovasi dan pemasaran juga harus diperhatikan. Karena hal tersebut menjadi bagian penting untuk meningkatkan nilai jual sekaligus memperluas pasar produk lokal,” katanya.

Ia berharap partisipasi dalam Tala Craft 2026 memberi manfaat nyata bagi pelaku UMKM Tanah Bumbu, khususnya dalam memperluas jaringan promosi dan memperkenalkan produk kepada pelaku usaha dari daerah lain.

Keikutsertaan ini sekaligus menjadi penegasan komitmen pemerintah daerah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif berbasis potensi lokal. Melalui promosi yang berkelanjutan, produk kerajinan Tanah Bumbu diharapkan semakin dikenal dan menjadi bagian dari kekuatan ekonomi daerah.

Follow kalselonline.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: radarbanua.co.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks