BANJAR — Sulistya Rachmawati, ibu dari korban meninggal dalam peristiwa ambruknya rumah di Perumahan Fadillah V, mengaku perwakilan PT Diah Wahyu Pratama telah menghubungi keluarganya sejak hari pertama pascakejadian. Pertemuan tatap muka kembali digelar usai prosesi pemakaman anaknya untuk membahas detail pertanggungjawaban perusahaan terhadap para korban.
"Sudah datang dan berusaha menghubungi. Malam itu juga sudah bertemu, kemudian setelah pemakaman anak kami kembali bertemu untuk membahas pertanggungjawabannya," ujar Sulistya saat dikonfirmasi pada Senin (27/7/2026).
Komitmen Pengembang: Bangun Ulang Rumah hingga Hibah Unit Baru
Dalam pertemuan tersebut, pihak perusahaan menyampaikan sejumlah poin kesepakatan. Selain membangun kembali rumah yang roboh, PT Diah Wahyu Pratama juga memberikan santunan kepada keluarga korban dan menanggung biaya pengobatan seluruh penghuni yang terluka hingga dinyatakan sembuh total.
Perusahaan juga menyediakan tempat tinggal sementara selama proses pembangunan berlangsung. Satu poin yang menjadi perhatian adalah hibah satu unit rumah kepada keluarga korban yang anaknya meninggal dunia dalam musibah tersebut.
"Kami menerima baik pertanggungjawaban mereka terhadap musibah yang kami alami. Secara kekeluargaan sudah diselesaikan," kata Sulistya.
Kuasa Hukum: Bentuk Kepedulian atas Musibah yang Tidak Dikehendaki
Kuasa hukum PT Diah Wahyu Pratama dari Borneo Konsultan FA, Agus Hidayatullah, S.P., S.H., membenarkan seluruh komitmen yang telah disampaikan kepada para korban. Menurut Agus, langkah ini merupakan wujud rasa kemanusiaan dan kepedulian perusahaan atas musibah yang tidak dikehendaki bersama.
"Ini merupakan bentuk rasa kemanusiaan dan kepedulian perusahaan atas musibah yang tidak dikehendaki bersama. Kami berharap komitmen yang telah kami sampaikan dapat membantu proses pemulihan para korban dan memberikan manfaat bagi keluarga yang terdampak," ujarnya.
Agus menambahkan, hunian sementara telah disiapkan tidak hanya bagi keluarga korban meninggal, tetapi juga untuk penghuni lain yang rumahnya roboh. Seluruh bantuan tersebut merupakan bagian dari tanggung jawab perusahaan kepada para korban terdampak.
Insiden Robohnya Rumah di Perumahan Fadillah V
Tragedi ini terjadi di Perumahan Fadillah V, Desa Pemurus, Kecamatan Aluh Aluh. Peristiwa robohnya satu unit rumah mengakibatkan seorang anak meninggal dunia dan sejumlah penghuni lainnya mengalami luka-luka. Insiden ini sempat menjadi perhatian publik di Kabupaten Banjar dan sekitarnya.
Hingga berita ini diturunkan, PT Diah Wahyu Pratama menyatakan akan menjalankan seluruh komitmen yang telah disampaikan sebagai bentuk pertanggungjawaban penuh kepada para korban.