BALANGAN — Perkemahan Wisata Bersama Pokdarwis se-Kalimantan Selatan 2026 resmi dibuka di Wisata Al-Fatah Stable, Paringin Selatan, Senin (29/6/2026). Kegiatan ini diikuti 78 peserta yang terdiri dari 45 perwakilan Pokdarwis se-Kabupaten Balangan dan 33 perwakilan dari 13 kabupaten/kota di Kalimantan Selatan.
Wakil Bupati Balangan, Akhmad Fauzi, menegaskan bahwa Pokdarwis memiliki peran krusial sebagai motor penggerak pariwisata daerah. Ia menyebut kelompok ini adalah garda terdepan yang menjadi representasi pertama sebuah destinasi di mata wisatawan.
Peserta Diajak Cicipi Sirup Batumandi hingga Gula Habang
Dalam sambutannya, Fauzi mengajak seluruh peserta menikmati keindahan alam Balangan, mulai dari pegunungan, air terjun, hingga wisata desa yang dikelola masyarakat. Ia juga mempromosikan kuliner khas daerah seperti Sirup Batumandi, mandai, dan gula habang Lampihong.
“Pian-pian adalah wajah pertama yang akan dilihat wisatawan ketika datang ke suatu destinasi. Karena itu, kemajuan pariwisata sangat bergantung pada kemampuan kita memberdayakan masyarakat sebagai pelaku utama,” ujar Fauzi.
Pemerintah Kabupaten Balangan, lanjutnya, menjadikan sektor pariwisata sebagai instrumen strategis pembangunan daerah. Sektor ini dinilai mampu meningkatkan kesejahteraan, membuka lapangan kerja, mendorong pertumbuhan UMKM, serta menjaga kelestarian budaya lokal.
Talkshow hingga Api Unggun Meriahkan Perkemahan
Sekretaris Disporapar Kabupaten Balangan, Bambang Mulyadi, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan penyelenggaraan ketiga. Sebelumnya, perkemahan serupa digelar di Siring Bejalin, Desa Liyu pada 2024 dan Wisata Sungai Maranting pada 2025.
“Kegiatan ini bertujuan mempererat silaturahmi dan kolaborasi antar-Pokdarwis, meningkatkan kapasitas dan wawasan anggota, serta mempromosikan potensi wisata dan camping ground di Kabupaten Balangan,” kata Bambang.
Kepala Bidang Peningkatan Daya Tarik Destinasi Pariwisata Disporapar Balangan, Sigit Kondang Wibowo, menambahkan bahwa tahun ini cakupan peserta lebih luas. Seluruh kabupaten/kota di Kalimantan Selatan diundang agar Pokdarwis dapat saling bertukar pengalaman dan memperkuat pengelolaan destinasi.
Rangkaian kegiatan diisi dengan talkshow, malam api unggun, jelajah wisata, permainan kolaboratif, serta pelibatan pelaku UMKM lokal. Melalui kegiatan ini, diharapkan terjalin kolaborasi yang mampu memperkuat daya saing destinasi wisata berbasis masyarakat di Kabupaten Balangan maupun Kalimantan Selatan secara umum.