BATULICIN — Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu (Pemkab Tanbu) resmi membuka partisipasinya dalam Bazar UMKM yang digelar bersamaan dengan pembukaan MTQN Ke-XXXVII Tingkat Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2026, Sabtu (20/6/2026), di Marabahan, Kabupaten Barito Kuala. Kehadiran stan Tanah Bumbu menjadi salah satu daya tarik tersendiri bagi pengunjung yang hadir di arena MTQ.
Dua Produk Andalan: Tenun Pagatan dan Pentol Ikan
Berbagai produk UMKM Tanah Bumbu ditampilkan dengan apik di stan daerah. Pengunjung disuguhkan pesona kain tenun khas Pagatan yang dikenal dengan motif dan kualitasnya, aneka kerajinan tangan pengrajin lokal, hingga sajian kuliner primadona yang selalu diburu, yakni pentol ikan khas Pagatan. Ketiga jenis produk ini menjadi ujung tombak promosi daerah di ajang keagamaan tingkat provinsi tersebut.
Target Bukan Sekadar Pajangan, Tapi Transaksi Nyata
Ketua Dekranasda Tanah Bumbu, Andi Irmayani Rudi Latif, menegaskan bahwa keikutsertaan dalam bazar ini memiliki target yang lebih besar dari sekadar partisipasi seremonial. Ia berharap produk-produk unggulan Tanah Bumbu tidak hanya sekadar dipajang, tetapi semakin diminati masyarakat luas.
"Melalui bazar UMKM yang digelar dalam rangka menyemarakkan MTQN Ke-XXXVII, diharapkan produk-produk unggulan Tanah Bumbu tidak hanya sekadar dipajang, tetapi semakin diminati masyarakat," ujar Andi Irmayani dalam keterangannya, Sabtu.
Ia menambahkan, kehadiran bazar ini diharapkan mampu memberikan manfaat ekonomi langsung bagi pelaku UMKM. Pada akhirnya, kata dia, peningkatan transaksi dan pengenalan merek ini akan bermuara pada peningkatan kesejahteraan masyarakat Tanah Bumbu.
Dukungan Langsung Ketua Dekranasda
Andi Irmayani Rudi Latif tidak hanya hadir dalam seremoni pembukaan MTQN. Ia juga menyempatkan diri untuk meninjau langsung Stand Tanah Bumbu. Langkah ini dinilai sebagai bentuk dukungan nyata dari pemerintah daerah dalam mempromosikan produk-produk unggulan daerah agar semakin dikenal luas oleh masyarakat Kalimantan Selatan. Kehadiran langsung pejabat di lapangan diharapkan bisa memotivasi para pelaku UMKM untuk terus berinovasi.