Pencarian

CATL dan Octopus Energy Luncurkan Swaptopus, Jaringan Ganti Baterai Truk Listrik Raksasa untuk Eropa

Selasa, 23 Juni 2026 • 12:42:01 WIB
CATL dan Octopus Energy Luncurkan Swaptopus, Jaringan Ganti Baterai Truk Listrik Raksasa untuk Eropa
CATL dan Octopus Energy luncurkan Swaptopus untuk percepat penggantian baterai truk listrik di Eropa.

KALIMANTAN SELATAN — Pengumuman tersebut disampaikan langsung dalam ajang Energy Tech Summit milik Octopus Energy di London, Selasa (10/6). Dalam skema ini, pengemudi truk tidak perlu lagi menunggu baterai besar terisi penuh. Cukup masuk ke stasiun penukaran, baterai habis dilepas, baterai penuh dipasang, dan truk siap melaju kembali dalam hitungan menit.

Memanfaatkan Listrik Murah di Jam Sepi

Greg Jackson, Pendiri sekaligus CEO Octopus Energy Group, menjelaskan bahwa setiap hub akan menyimpan tumpukan baterai dalam jumlah besar. Baterai-baterai ini akan diisi saat harga listrik paling murah, biasanya di luar jam sibuk.

“Kami bisa memberikan 500 kWh listrik ke truk, tapi listrik itu diambil dari jaringan saat beban sedang kosong. Ini memanfaatkan kapasitas cadangan, membuat listrik lebih murah bagi semua orang, menekan biaya transportasi, dan membersihkannya,” ujar Jackson dalam pernyataan resmi yang dikutip dari rilis pers.

Target 300.000 Truk Listrik dan Investasi Rp 480 Triliun

Jika jaringan terbangun penuh, Octopus dan CATL memproyeksikan sistem ini bisa mendukung lebih dari 300.000 truk listrik. Investasi swasta yang tergelontor diperkirakan menembus angka 30 miliar poundsterling atau setara lebih dari Rp 480 triliun (estimasi kurs Rp 16.000).

Lebih dari sekadar infrastruktur, proyek ini juga disebut akan mengurangi ketergantungan Eropa pada minyak impor dengan menggantikan solar dengan listrik yang dihasilkan dari sumber lokal. Selain itu, kedua perusahaan tengah menjajaki integrasi teknologi vehicle-to-grid (V2G) melalui kemitraan otomotif global CATL, yang memungkinkan baterai di hub tidak hanya menunggu truk, tetapi juga bisa menyuplai listrik kembali ke jaringan.

Mengapa Truk, Bukan Mobil Penumpang?

Pertanyaan yang langsung muncul: kenapa model ini baru gencar untuk truk, sementara baterai swap untuk mobil penumpang di Eropa belum populer? Jawabannya ada pada karakteristik operasional. Armada komersial biasanya memiliki rute tetap, waktu berhenti (downtime) sangat mahal, dan kecepatan kembali ke jalan punya dampak finansial yang jauh lebih besar.

“Baterai swap akan menjadi bagian signifikan dari masa depan transportasi komersial. Kami sudah membuktikan teknologi ini di China, dan kami senang bisa membawanya ke Inggris dan Eropa,” kata Dr. Robin Zeng, Chairman sekaligus CEO CATL, dalam keterangan resminya.

Di China sendiri, CATL sudah menjalankan sistem ini dalam skala besar. Kini, giliran Eropa yang menjadi sasaran ekspansi. Jika berhasil, model Swaptopus bisa menjadi cetak biru bagi elektrifikasi sektor logistik di benua biru, dan mungkin suatu hari nanti, menjadi referensi bagi pasar truk listrik di Asia Tenggara.

Bagikan
Sumber: electrek.co

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks