BANJARMASIN — Proses penjaringan calon pemimpin organisasi olahraga masyarakat di Kalimantan Selatan mulai bergulir. Sarifuddin, yang juga menjabat Sekretaris Daerah Provinsi, menjadi salah satu figur yang mendaftarkan diri untuk posisi Ketua Umum KORMI Kalsel periode mendatang.
Dukungan Melampaui Syarat Minimal Pencalonan
Koordinator tim pemenangan Sarifuddin, Suwardi Sarlan, menyatakan bahwa berkas yang diserahkan telah lengkap dan memenuhi ketentuan. Dari 13 kabupaten/kota di Kalsel, sembilan di antaranya telah memberikan surat dukungan resmi. Selain itu, sebanyak 30 Induk Organisasi Olahraga (Inorga) juga menyatakan sikap serupa.
“Kami hari ini menyerahkan berkas pencalonan Bapak Sarifuddin untuk menjadi Ketua Umum KORMI Kalsel. Kami membawa surat dukungan 9 KORMI kabupaten/kota serta 30 induk olahraga. Harapan kami di Palu nanti bisa masuk jajaran tiga besar,” ujar Suwardi di Banjarmasin.
Target: Perkuat Komunikasi dan Perluas Partisipasi
Sarifuddin menegaskan komitmennya untuk membawa organisasi ini ke arah yang lebih baik. Ia menyoroti pentingnya penguatan komunikasi antara pengurus provinsi dengan KORMI di tingkat kabupaten dan kota. Menurutnya, langkah ini menjadi kunci untuk memperluas partisipasi masyarakat dalam olahraga rekreasi.
“Bagaimana KORMI ini ke depannya lebih baik lagi, komunikasi kita dengan kabupaten kota lebih baik lagi, dan bisa lebih memasyarakatkan olahraga masyarakat ini,” ungkap Sarifuddin seusai menyerahkan berkas.
Ia juga menyebut capaian kontingen Kalsel pada Festival Olahraga Rekreasi Nasional (FORNAS) di Lombok sebagai modal berharga. Prestasi tersebut dinilai bisa menjadi pijakan untuk meraih hasil yang lebih baik di ajang serupa mendatang.
Dua Daerah Masih Terkendala, Pendaftaran Masih Dibuka
Ketua Tim Penjaringan dan Penyaringan (TPP) KORMI Kalsel, Muhammad Supriyadi, menjelaskan bahwa masa pendaftaran resmi dibuka sejak 17 Juni hingga 21 Juni 2026. Aturan yang berlaku mewajibkan setiap calon mengantongi dukungan minimal dari enam KORMI kabupaten/kota dan 20 Inorga.
“Kami membuka pendaftaran dari tanggal 17–21 Juni 2026. Syarat untuk mencalon sebagai Ketua KORMI yaitu mendapat dukungan enam kabupaten/kota serta 20 Inorga,” jelas Muhammad Supriyadi.
Meski demikian, dari proses yang berjalan, masih ada tiga daerah yang belum memberikan dukungan. Kota Banjarbaru disebut terkendala persoalan internal kepengurusan. Sementara itu, dukungan dari Kabupaten Tanah Bumbu dikabarkan mengalami keterlambatan dalam penyampaian berkas.
TPP masih akan membuka pendaftaran hingga batas akhir yang ditentukan. Setelah itu, tahapan selanjutnya adalah verifikasi berkas dan penetapan calon yang memenuhi syarat untuk berlaga di pemilihan.