BANJARMASIN — Kloter BDJ 07 yang tiba dini hari itu membawa 357 jemaah dan petugas haji asal Kalimantan Tengah, meliputi Kabupaten Barito Utara, Barito Timur, Sukamara, Gunung Mas, dan Kota Palangka Raya. Seluruh proses kedatangan berlangsung lancar di bawah pengawalan Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Debarkasi Banjarmasin.
Satu Jemaah Masih Dirawat Intensif di RS Makkah
Dari total 358 orang saat keberangkatan, satu jemaah belum bisa pulang bersama kloternya. Kepala Kanwil Kemenhaj Kalsel sekaligus Ketua PPIH Debarkasi Banjarmasin, Dr. H. Eddy Khairani, mengidentifikasi jemaah tersebut bernama Fatmawati Takrasau (58).
“Saat ini masih menjalani perawatan intensif di ruang CCU Rumah Sakit Jiwar Medical Hospital Makkah. Kami terus memantau perkembangan kondisi beliau dan berharap agar segera diberikan kesembuhan serta dapat kembali berkumpul bersama keluarga di Tanah Air,” ujar Eddy Khairani dalam keterangan resmi, Minggu (14/6/2026).
Prosedur Pemulangan: Menunggu Kloter Berikutnya
Eddy menjelaskan, sesuai prosedur, jemaah yang masih dirawat baru akan dipulangkan setelah kondisi kesehatannya dinyatakan membaik dan layak terbang oleh tim medis. Pemulangan akan diatur melalui kelompok terbang berikutnya yang masih memiliki jadwal kepulangan ke Indonesia.
“Petugas kesehatan serta petugas perlindungan jemaah terus berkoordinasi dengan pihak rumah sakit dan Kementerian Haji Arab Saudi agar proses pemulangan nantinya dapat berjalan dengan baik setelah jamaah dinyatakan sembuh,” tambahnya.
Empat Kloter Jemaah Kalsel Kini di Madinah
Sementara itu, Eddy mengabarkan bahwa sebagian jemaah Debarkasi Banjarmasin yang masih berada di Arab Saudi telah menyelesaikan rangkaian puncak ibadah haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina. Saat ini, terdapat empat kloter jemaah haji asal Banua yang tengah berada di Kota Suci Madinah untuk menjalani prosesi Arbain sebelum kembali ke Tanah Air.