Pencarian

Kingdom Hearts 4 Dihantam Kontroversi AI: Detail Jari Bebek Donald dan Sol Sepatu Sora Jadi Sorotan

Kamis, 11 Juni 2026 • 17:40:31 WIB
Kingdom Hearts 4 Dihantam Kontroversi AI: Detail Jari Bebek Donald dan Sol Sepatu Sora Jadi Sorotan
Detail jari Donald Bebek dalam Kingdom Hearts 4 menjadi sorotan karena ketidakkonsistenan.

Bukan detail pertarungan atau alur cerita yang menjadi perbincangan di jagat maya, melainkan jari-jari tangan karakter ikonik Disney. Dalam unggahan di platform X setelah Nintendo Direct, Rabu (2/4), ilustrasi yang memperlihatkan Sora, Donald, dan Goofy justru memicu badai kritik karena ketidakakuratan anatomi yang sangat kentara.

Jari Donald Bebek yang Tak Konsisten: Empat di Kiri, Lima di Kanan

Seorang seniman dan penggemar Kingdom Hearts, Vexmyx, menjadi orang pertama yang menyoroti keanehan tersebut. Ia menunjukkan bahwa tangan kiri Donald hanya memiliki empat jari, sesuai desain klasiknya, sementara tangan kanannya mendadak memiliki lima jari.

"Sulit membayangkan Disney, yang sangat protektif terhadap karakter legasi seperti Donald, mempekerjakan seniman yang tidak tahu jumlah jarinya," tulis Vexmyx di akun X-nya. Ia menambahkan, "Ini bisa jadi sepenuhnya buatan AI atau setidaknya ditingkatkan dengan AI. Saya kecewa."

Dari Sol Sepatu Sora hingga Rantai Keyblade yang Kacau

Keanehan tidak berhenti di jari. Sol sepatu Sora yang seharusnya bermotif mahkota—sebuah detail ikonik yang konsisten sejak game pertama—kini hanya menampilkan pola kotak-kotak acak. Rantai pada Keyblade Sora juga tampak tidak rapi dan tidak menyambung secara logis, seolah digambar oleh sistem yang tidak paham fisika sambungan besi.

Bahkan resleting pada mantel Donald digambarkan "miring dan aneh." Sementara itu, sepatu baja Goofy memiliki panjang yang tidak sama antara kaki kiri dan kanan. Vexmyx juga menyoroti jam menara ikonik di dunia Twilight Town yang jarum jamnya tampak melengkung secara tidak wajar—sebuah kesalahan yang sulit dijelaskan hanya sebagai "human error."

Kesalahan yang Sudah Jadi Ciri Khas AI Generatif

Masalah pada jari tangan dan detail simetris memang sudah menjadi "tanda tangan" kegagalan AI generatif. Model AI seperti Stable Diffusion atau Midjourney kerap menghasilkan gambar dengan jumlah jari yang salah atau objek yang simetrisnya kacau. Dalam konteks ini, banyak penggemar menilai Square Enix gagal melakukan kontrol kualitas dasar sebelum merilis materi promosi resmi.

GameSpot telah menghubungi Square Enix untuk meminta klarifikasi, namun hingga berita ini diturunkan, pihak pengembang belum memberikan pernyataan resmi. Sementara itu, diskusi di forum-forum penggemar seperti Reddit dan Twitter terus bergulir, dengan banyak yang menuntut Square Enix mengakui penggunaan AI dan mengganti key art tersebut.

Dampak pada Kepercayaan Penggemar dan Standar Disney

Kontroversi ini menjadi ironi tersendiri. Kingdom Hearts adalah waralaba yang dibangun di atas kolaborasi ketat antara Square Enix dan Disney. Disney dikenal memiliki pedoman karakter yang sangat ketat—setiap goresan pada figur seperti Mickey, Donald, dan Goofy harus disetujui oleh tim legal mereka. Jika terbukti AI digunakan tanpa pengawasan manusia, ini bisa memicu ketegangan antara kedua raksasa hiburan tersebut.

Bagi penggemar Indonesia yang sudah menanti-nantikan port Switch 2 pada 8 Oktober mendatang, isu ini menimbulkan pertanyaan serius: sejauh mana perusahaan akan mengorbankan kualitas artistik demi efisiensi produksi? Hingga Square Enix buka suara, key art kontroversial itu tetap menjadi noda di tengah antusiasme menyambut petualangan baru Sora.

Bagikan
Sumber: gamespot.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks