BANJARMASIN — Bantuan diserahkan kepada tiga fasilitas layanan kesehatan, yakni Puskesmas Pemurus Dalam di Kota Banjarmasin, Public Safety Center (PSC) 119 di Kota Banjarbaru, serta Puskesmas Cempaka di Kota Banjarbaru. Kegiatan penyerahan turut dihadiri Kepala Dinas Kesehatan Kota Banjarbaru, dr. Ani Rusmila, bersama perwakilan fasilitas kesehatan penerima manfaat.
Anak usaha PT Elnusa Tbk (ELSA) ini menyebut dukungan sarana kesehatan diarahkan untuk melengkapi fasilitas yang sudah tersedia. Tujuannya meningkatkan kapasitas pelayanan Rumah Oksigen bagi masyarakat terdampak kabut asap.
Paket bantuan terdiri dari tabung oksigen, air purifier, alat nebulizer, dan obat-obatan. Seluruh peralatan itu difokuskan untuk penanganan gangguan saluran pernapasan.
Pemilihan tiga lokasi penerima mengikuti kebutuhan layanan di dua kota yang berdekatan. Puskesmas Pemurus Dalam mewakili Banjarmasin, sementara PSC 119 dan Puskesmas Cempaka berada di Banjarbaru.
Manager Corporate Communication & Relations PT Elnusa Petrofin, Putiarsa Bagus Wibowo, menyatakan dukungan terhadap Rumah Oksigen merupakan bagian dari komitmen perusahaan merespons kebutuhan masyarakat. Terutama dalam menghadapi risiko kesehatan akibat bencana karhutla.
"Melalui program ini, kami ingin memastikan bahwa kehadiran Elnusa Petrofin dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya dalam mendukung kesiapan fasilitas kesehatan menghadapi dampak kabut asap. Kami memahami bahwa gangguan pernapasan akibat karhutla membutuhkan penanganan yang cepat dan memadai. Karena itu, bantuan ini diharapkan dapat memperkuat kapasitas layanan Rumah Oksigen agar masyarakat memperoleh akses penanganan kesehatan yang lebih baik," ujar Putiarsa.
Putiarsa menambahkan, program CSR perusahaan tidak berhenti pada penyaluran bantuan. Arahnya juga mendukung penguatan kapasitas layanan publik yang bisa dimanfaatkan masyarakat secara berkelanjutan.
"Kami berharap dukungan ini tidak hanya bermanfaat ketika terjadi karhutla, tetapi juga menjadi bagian dari upaya memperkuat kesiapsiagaan fasilitas kesehatan dalam menghadapi berbagai risiko kesehatan masyarakat. Kolaborasi dengan pemerintah daerah dan fasilitas kesehatan menjadi hal penting agar manfaat program dapat dirasakan secara lebih luas dan berkelanjutan," tambahnya.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Banjarbaru, dr. Ani Rusmila, menyampaikan apresiasi atas dukungan Elnusa Petrofin dalam membantu pemenuhan kebutuhan sarana kesehatan. Menurutnya, bantuan itu menunjang operasional Rumah Oksigen di wilayahnya.
"Kami mengapresiasi kepedulian Elnusa Petrofin yang telah memberikan dukungan terhadap fasilitas layanan kesehatan di wilayah kami. Bantuan berupa tabung oksigen, alat kesehatan, dan obat-obatan ini tentunya sangat berarti dalam membantu kesiapan layanan kesehatan, terutama ketika masyarakat menghadapi risiko gangguan pernapasan akibat kabut asap karhutla," kata dr. Ani.
Aksi tanggap darurat karhutla sebelumnya juga dijalankan Elnusa Petrofin di sejumlah wilayah, antara lain Pontianak dan Samarinda. Dukungan diberikan kepada petugas pemadam karhutla yang berkolaborasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat.
Di Kabupaten Indragiri Hilir, perusahaan bersama pemerintah daerah menggelar sosialisasi mitigasi risiko karhutla kepada masyarakat. Masker turut dibagikan untuk mengurangi risiko gangguan kesehatan akibat paparan kabut asap.
Lewat pilar #PetrofinSehat, Elnusa Petrofin menyatakan komitmen menghadirkan program tanggung jawab sosial yang berorientasi pada kebutuhan masyarakat. Inisiatif itu disebut sejalan dengan dukungan terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya Tujuan 3 tentang Kehidupan Sehat dan Sejahtera serta Tujuan 17 tentang Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.