RANTAU — Pemilihan Duta Wisata Kabupaten Tapin 2026 menuntaskan babak akhirnya lewat malam Grand Final yang digelar di Pendopo Galuh Bastari. Sebanyak 20 finalis putra dan putri tampil di panggung setelah melewati serangkaian seleksi sebelumnya.
M Defri Nursauqi keluar sebagai Duta Wisata Putra, sementara Alvina Dhiya Kamila F menyandang gelar Duta Wisata Putri. Keduanya diharapkan menjadi ujung tombak promosi pariwisata, seni, budaya, dan produk UMKM daerah.
Selain dua nama utama, sejumlah finalis lain menempati posisi wakil dalam pemilihan tahun ini. Berikut daftar lengkapnya:
Malam puncak itu dihadiri Bupati Tapin H Yamani, Ketua TP PKK Tapin Hj Faridah, perwakilan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta sejumlah undangan. Keluarga finalis dan warga turut memadati lokasi untuk memberi dukungan.
Ketua TP PKK Kabupaten Tapin Hj Faridah menilai daerah itu menyimpan beragam potensi wisata yang belum sepenuhnya dikenal masyarakat di luar daerah. Keberadaan duta wisata diharapkan memperluas jangkauan promosi sekaligus meningkatkan daya tarik pariwisata lokal.
"Harapan kami, putra-putri Duta Wisata Tapin yang terpilih bisa lebih luas lagi memperkenalkan destinasi wisata yang ada di Kabupaten Tapin, baik itu seni, budaya hingga produk UMKM," ujarnya, Minggu (1/11/2026) pagi.
Persaingan 20 finalis di malam puncak menjadi ruang bagi generasi muda Tapin menunjukkan wawasan dan potensi mereka dalam mempromosikan kekayaan daerah. Penilaian tidak hanya menyasar penampilan, tetapi juga kemampuan menyampaikan gagasan soal pariwisata dan ekonomi lokal.
Para pemenang diharapkan menjalankan peran sebagai representasi generasi muda Tapin. Tugas mereka termasuk memperkenalkan kekayaan daerah kepada masyarakat yang lebih luas, dari destinasi wisata hingga produk UMKM kampung.
Bagi Pemkab Tapin, keberadaan duta wisata menjadi salah satu kanal promosi daerah yang murah sekaligus dekat dengan kelompok usia muda. Evaluasi kinerja para duta biasanya dilakukan menjelang penyelenggaraan pemilihan tahun berikutnya.