BANJARMASIN — Solidnya lini pertahanan Rayo Vallecano membuat Emil Audero tak perlu berjibaku mempertahankan gawangnya. Kiper kelahiran Mataram, Nusa Tenggara Barat, itu tidak mencatat penyelamatan krusial sepanjang laga.
Meski minim aksi penyelamatan, Emil Audero tetap mendapat rating 6,8 dari Flashscore. Penilaian itu ditopang kontribusinya dalam distribusi bola.
Sejak menit awal, Rayo Vallecano berinisiatif menekan melalui Sergio Camello. Tendangan Camello di menit 14 dan 16 masih bisa diselamatkan kiper Celta Vigo, Ionut Radu.
Celta membalas dengan pola serupa. Ferran Jutgla melepaskan tembakan melambung di atas mistar, sebelum Hugo Gonzalez nyaris mencetak gol dari umpan silang Javi Rueda di menit 35.
Serangan gencar Rayo akhirnya membuahkan hasil di menit 36. Sergio Camello mengoper bola kepada Jorge de Frutos di tepi kotak penalti, dan Frutos mencetak gol ke sudut kiri bawah gawang. Kedudukan 1-0 bertahan hingga turun minum.
Usai jeda, Rayo langsung menekan ke jantung pertahanan Celta. Di menit 50, De Frutos mengancam menggandakan gol, tetapi tendangan rendahnya ditepis Radu.
Lima menit berselang, De Frutos akhirnya mencetak gol kedua. Berawal dari operan Andrei Ratiu, ia menembak dari jarak dekat ke sudut atas gawang dan membuat Radu tak berdaya. Gol itu menjadi yang kelima bagi De Frutos dalam lima pertemuan terakhir.
Celta Vigo berupaya memperkecil ketinggalan. Di menit 71, Javi Rueda melewati penjagaannya dan melepaskan tembakan keras dari tepi kotak penalti.
Emil Audero sempat terlambat melihat arah bola, tetapi masih mampu menghentikannya agar tidak masuk ke tiang kiri gawang. Aksi itu menjadi satu-satunya momen Audero berhadapan langsung dengan ancaman berarti.
Rayo Vallecano menutup pesta gol di menit 73. Unai Lopez melepaskan tembakan keras dari jarak jauh yang masuk ke tiang kanan gawang, membuat Ionut Radu hanya menggelengkan kepala. Skor 3-0 bertahan hingga laga usai.
Tambahan tiga poin mengangkat Rayo Vallecano ke peringkat 11 dengan koleksi 12 poin dari 10 pertandingan. Celta Vigo tertahan di posisi 9 dengan 12 poin dari 11 laga.
Bagi Emil Audero, laga ini menambah menit bermainnya di Liga Spanyol bersama Rayo Vallecano. Penampilan stabil di level klub menjadi modal berharga menjelang agenda Timnas Indonesia berikutnya.