BANJARMASIN — Ratusan mahasiswa Universitas Lambung Mangkurat (ULM) menjajal peran sebagai wakil rakyat dalam simulasi sidang paripurna di Ruang Paripurna DPRD Provinsi Kalimantan Selatan. Kegiatan Legislatif Visit berlangsung Kamis (29/10) dan tidak berhenti pada pemaparan materi di ruang kelas.
Mereka diajak memahami bagaimana proses pengambilan keputusan berlangsung di lembaga legislatif, bukan sekadar menghafal teori politik dan pemerintahan.
Anggota DPRD Kalsel dari Fraksi PKS, Firman, tampil sebagai narasumber. Dia memaparkan tiga fungsi utama DPRD, yakni legislasi, penganggaran, dan pengawasan.
Firman menegaskan bahwa DPRD memiliki posisi strategis dalam sistem demokrasi. Tugas wakil rakyat bukan hanya membuat peraturan daerah, tetapi juga mengawal kebijakan pemerintah dan memperjuangkan kepentingan masyarakat.
Menurutnya, anggota DPRD harus mampu menyerap, menampung, sekaligus memperjuangkan aspirasi masyarakat melalui kewenangan yang dimiliki lembaga legislatif.
Materi tidak berhenti di paparan. Mahasiswa ULM diajak melihat langsung ruang sidang paripurna, salah satu tempat penting pelaksanaan agenda resmi DPRD Kalsel.
Kegiatan ditutup dengan simulasi rapat paripurna yang melibatkan para mahasiswa. Mereka merasakan suasana persidangan, mulai dari jalannya rapat hingga tata cara pelaksanaan sidang paripurna.
Pemahaman terhadap mekanisme kerja DPRD dinilai penting bagi generasi muda yang nantinya menjadi bagian dari pembangunan daerah dan kehidupan demokrasi.
Legislatif Visit menjadi salah satu cara mendekatkan dunia akademik dengan praktik demokrasi. Mahasiswa tidak hanya memahami teori, tetapi melihat langsung prosesnya di lapangan.
Pengalaman itu diharapkan memperluas wawasan mahasiswa mengenai tata kelola pemerintahan daerah. Bagi ULM, kunjungan ini melengkapi pembelajaran di kampus dengan pengalaman langsung di lembaga legislatif.