BANJARMASIN — Rektor ULM Prof. (Adjt) Dr. dr. H. Iwan Aflanie, M.Kes., Sp.F., SH menyampaikan hal itu dalam sambutannya di hadapan peserta Campus Hiring BRI. Menurut dia, perguruan tinggi punya tugas ganda: mencetak lulusan sekaligus memastikan kompetensi mereka sesuai kebutuhan dunia kerja dan memberi kontribusi nyata bagi masyarakat.
Dalam kesempatan yang sama, Iwan mengingatkan mahasiswa bahwa gelar akademik bukan garis akhir, melainkan fondasi awal perjalanan karier. Perkembangan teknologi digital dan kecerdasan buatan (artificial intelligence) yang pesat menuntut mahasiswa terus mengasah kompetensi dan memperluas wawasan.
Kemampuan beradaptasi terhadap perubahan di berbagai sektor industri, termasuk perbankan, disebut menjadi kunci. Iwan meminta mahasiswa tidak berhenti belajar setelah menyandang gelar sarjana.
Campus Hiring BRI menghadirkan sejumlah narasumber dari kalangan profesional dan industri. Irwan Apriantoro, Regional Business Support Head BRI, memaparkan peluang karier serta kebutuhan talenta di industri perbankan.
Faisal, alumni ULM yang kini menjabat Area Collection Head (ACH) BRI Banjarmasin, berbagi pengalaman dan perjalanan kariernya usai lulus dari perguruan tinggi. Peserta juga mendapat pembekalan strategi menghadapi proses seleksi kerja dan psikotes dari Rinbar, psikolog PT Prima Karya Sarana Sejahtera (PKSS).
Materi penguatan kesiapan karier disampaikan Muhammad Irwan Setiawan, S.Gz., M.Gz. Sesi ini melengkapi rangkaian kegiatan yang menyasar mahasiswa tingkat akhir dan alumni ULM.
ULM dan BRI berharap kegiatan ini memperkuat kolaborasi antara dunia pendidikan dan dunia industri dalam menyiapkan sumber daya manusia yang unggul, adaptif, dan berdaya saing. Campus Hiring tidak hanya berfungsi sebagai sarana rekrutmen, tetapi juga membuka wawasan mahasiswa dan alumni soal berbagai peluang pengembangan karier ke depan.
Bagi peserta, kehadiran perwakilan BRI di kampus memberi akses langsung ke informasi lowongan dan proses seleksi. Kolaborasi semacam ini menjadi jalur pintas bagi lulusan baru yang ingin masuk industri jasa keuangan tanpa harus menunggu informasi lowongan dari luar.