KALIMANTAN SELATAN — Pengembang independen SmuOS berhasil menjalankan iOS 26.5.2 secara langsung di Surface Duo 2, ponsel Android layar ganda besutan Microsoft, dalam pengujian yang dilaporkan 27 Oktober 2026. Sistem mengenali perangkat sebagai iPhone 17 Pro Max karena memakai restore image resmi model tersebut. Eksperimen ini memperpanjang usia perangkat yang sudah tak lagi mendapat pembaruan resmi Microsoft.
SmuOS bukan memasang iOS sebagai aplikasi biasa. Pengembang memakai kernel XNU milik Apple yang kode sumbernya terbuka, lalu menyesuaikannya agar berjalan di prosesor Qualcomm Snapdragon 888 yang tertanam di Surface Duo 2.
Proyek sumber terbuka UniXNU dipakai untuk membantu menjalankan sistem operasi Apple pada perangkat keras ARM64 non-Apple. SmuOS juga menyiapkan pemuat UEFI khusus sebagai jalur boot.
Menjalankan kernel saja tidak cukup. Driver harus disesuaikan satu per satu agar sistem bisa berkomunikasi dengan komponen perangkat.
Sistem grafis iOS yang berbasis Metal juga perlu diterjemahkan supaya bisa bekerja dengan GPU Adreno 660 milik Surface Duo 2. Proses ini menuntut rangkaian pengujian dan perbaikan berulang.
Durasi pengerjaan proyek ini sekitar dua bulan. SmuOS menyebut eksperimen berangkat dari keinginan memperpanjang usia pakai Surface Duo 2 setelah Microsoft menghentikan dukungan pembaruan resmi untuk perangkat tersebut.
Bagian tersulit berikutnya adalah menyesuaikan antarmuka iOS dengan desain dua layar yang dipisahkan engsel fisik. Sejumlah fungsi dasar sudah tampil di kedua panel.
Di menu Settings, bilah navigasi muncul di layar kiri sementara rincian pengaturan berada di layar kanan. Tata letaknya menyerupai antarmuka tablet.
Layar sentuh sudah berfungsi dengan kecepatan sekitar 37 frame per detik (fps), meski sejumlah gangguan grafis masih ditemukan. Hasilnya belum mulus sepenuhnya.
Pada aplikasi Phone, sebagian tombol angka di papan panggilan tertutup atau terpotong area engsel. Masalah serupa berpotensi muncul pada elemen aplikasi lain yang berada tepat di tengah tampilan.
Informasi Wi-Fi dan Bluetooth di menu pengaturan masih ditampilkan sebagai tidak tersedia. Kondisi ini menunjukkan sejumlah komponen perangkat keras belum bekerja optimal dalam pengujian.
Meski iOS 26.5.2 berhasil dijalankan, hasil modifikasi masih tahap eksperimental. Kompatibilitas perangkat keras dan kestabilan sistem perlu dikembangkan lebih lanjut.
Keberhasilan ini belum berarti pemilik Surface Duo 2 bisa mengganti Android dengan iOS lewat proses instalasi sederhana. Proyek SmuOS menuntut kemampuan teknis tingkat lanjut.
Eksperimen ini juga tidak bisa diperlakukan sebagai pembaruan resmi untuk perangkat konsumen. Surface Duo 2 sendiri merupakan perangkat niche dengan populasi pengguna terbatas di pasar global, termasuk Indonesia.
Bagi pelaku bisnis digital, kasus ini menegaskan bahwa kode sumber terbuka Apple lewat XNU dan proyek seperti UniXNU membuka ruang rekayasa perangkat keras yang makin sulit dibendung lewat pembatasan ekosistem.