BANJARMASIN — Apel siaga diikuti personel Satgas Penanggulangan Bencana BWS Kalimantan III Banjarmasin. Kegiatan di Pool Alat Berat BWS Kalimantan III menjadi langkah konsolidasi memastikan kesiapan personel menghadapi potensi bencana di wilayah kerja balai tersebut.
Kepala BWS Kalimantan III Banjarmasin Sandi Erryanto menyatakan komitmen kementerian dalam menghadapi kondisi iklim yang tidak menentu. "Kementerian PU melalui BWS Kalimantan III Banjarmasin siap mengupayakan seluruh sumber daya yang dimiliki dalam menghadapai perubahan iklim yang ekstrem dari kekeringan yang sedang kita lalui, hingga adanya potensi banjir ke depannya ketika memasuki musim hujan," ungkap Sandi dalam apel tersebut.
Selain kesiapan personel, BWS Kalimantan III Banjarmasin melakukan pengecekan dan persiapan berbagai peralatan penanggulangan bencana. Peralatan yang diperiksa mencakup alat berat, pompa, serta peralatan pendukung lainnya.
Pengecekan dilakukan agar seluruh sarana siap dimobilisasi dan digunakan secara cepat, tepat, dan efektif. Kesiapan peralatan dinilai krusial untuk mendukung penanganan kondisi darurat di lapangan.
Wilayah Kalimantan Selatan menghadapi dua potensi bencana yang datang bergantian. Kekeringan melanda lebih dulu, disusul potensi banjir ketika musim hujan tiba.
Kondisi itu membuat BWS Kalimantan III Banjarmasin menyiagakan satgas sejak sekarang. Personel dan peralatan disiapkan agar bisa bergerak cepat begitu kondisi darurat muncul di lapangan.
Apel siaga menjadi titik awal kesiapan BWS Kalimantan III Banjarmasin menghadapi musim hujan. Satgas Penanggulangan Bencana kini bersiaga penuh di wilayah kerja balai tersebut.
Seluruh sumber daya, baik personel maupun peralatan, disiapkan untuk mendukung penanganan darurat. Warga di wilayah kerja BWS Kalimantan III Banjarmasin diharapkan waspada terhadap perubahan cuaca ekstrem.