409 Pelajar Ikut Student Service Camp di Kotabaru, Belajar Kepemimpinan dari 11 Kwartir Ranting

Penulis: Zulham Nasution  •  Senin, 12 Oktober 2026 | 10:51:01 WIB
pelajar dari 21 SMP dan MTs mengikuti Student Service Camp 2026 di Bumi Perkemahan Bina Bamega, Sei Belingkar, Kotabaru.

Sebanyak 409 peserta dari 21 SMP dan MTs mengikuti Student Service Camp 2026 di Bumi Perkemahan Bina Bamega, Sei Belingkar, Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan. Kegiatan ini menghadirkan peserta dari 11 kwartir ranting yang tersebar di wilayah pesisir dan pedalaman Kotabaru. Ketua Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kotabaru, H Syairi Mukhlis, menyebut perkemahan ini sebagai ruang pendidikan karakter bagi generasi muda.

KOTABARU — Perkemahan yang mengusung tema "Tut Wuri Handayani" ini berlangsung di Bumi Perkemahan Bina Bamega, Sei Belingkar. Peserta datang dari 21 sekolah menengah pertama dan madrasah tsanawiyah, termasuk pondok pesantren, yang tersebar di 11 kwartir ranting.

Sebaran peserta mencakup Kwartir Ranting Pulau Laut Utara, Pulau Laut Tengah, Kelumpang Hilir, Pulau Sebuku, Kelumpang Hulu, Pamukan Selatan, Pulau Laut Selatan, Pulau Laut Barat, Pulau Laut Kepulauan, Hampang, dan Pulau Laut Sigam.

Makna Tema Tut Wuri Handayani bagi Peserta

Syairi Mukhlis menegaskan bahwa tema yang dipilih bukan sekadar semboyan pendidikan. Menurutnya, pemimpin sejati tidak selalu berada di depan barisan.

"The theme Tut Wuri Handayani confirms that true leader is not always at the front, but is able to be in the middle to build spirit and behind to encourage others to grow for the better," ujarnya.

Ia menekankan inti perkemahan bukan pada kegiatan berkemah itu sendiri. Peserta diajak belajar hidup bersama, mandiri, bertanggung jawab, menghargai perbedaan, dan menyelesaikan masalah secara kolektif.

"Participants are expected to return home not only with the attributes of the activity, but also experience, friendship, discipline, and independence," kata Syairi.

Rangkaian Kegiatan GIAT BUPER

Ketua panitia penyelenggara, H Ahmad Fitriadi, menjelaskan seluruh aktivitas dikemas dalam GIAT BUPER atau kegiatan perkemahan. Rangkaiannya meliputi kegiatan bakti, kegiatan umum, kegiatan prestasi, kegiatan pendidikan, dan kegiatan keagamaan.

Fitriadi berharap perkemahan ini menjadi ruang pertemuan peserta dari berbagai daerah. Anak-anak diajak kembali belajar di alam dan dunia nyata melalui kepramukaan.

Kegiatan tersebut juga dirancang untuk melatih gotong royong, kreativitas, dan kerja sama tim antarpeserta yang berasal dari wilayah berbeda.

Reporter: Zulham Nasution
Sumber: kalsel.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top