MARTAPURA — Bupati Banjar H. Saidi Mansyur mengukuhkan pengurus KTNA Kabupaten Banjar masa bakti 2026–2031 di Aula Kantor Dinas Pertanian, Desa Tungkaran, Martapura, Rabu (16/9/2026) pagi. Prosesi itu disaksikan perwakilan KTNA Provinsi Kalimantan Selatan, kelompok tani, serta penyuluh pertanian se-Kabupaten Banjar.
Hadir dalam acara tersebut Kepala Dinas Pertanian Warsita, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Sipliansyah, dan Kepala Bapperida Anna Rosida Santi. Pengukuhan menandai mulai berjalannya program kerja kepengurusan baru untuk lima tahun ke depan.
Saidi Mansyur menyebut sejumlah strategi yang perlu diperkuat pengurus baru: komunikasi dan koordinasi, respons cepat terhadap persoalan di daerah, pemanfaatan teknologi, regenerasi petani, serta penguatan kelembagaan ekonomi.
Menurut Saidi, KTNA diharapkan semakin aktif menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam mendorong kemajuan pertanian. Ia juga ingin memperkuat posisi Kabupaten Banjar sebagai salah satu lumbung pangan.
"Di tengah tantangan penghematan dan efisiensi anggaran daerah, pemerintah menekankan pentingnya perencanaan yang tepat sasaran melalui Bapperida serta dukungan sinergi dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan," ujarnya.
Ketua KTNA Kabupaten Banjar H. Anang Pujiono menyatakan organisasi yang dipimpinnya menaungi 46 anggota beserta pengurus. Kepengurusan baru akan memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah untuk mendorong pengembangan sektor pertanian.
"Pengukuhan ini menjadi pijakan bagi pengurus baru untuk menyusun langkah-langkah strategis, khususnya dalam meningkatkan kesejahteraan para petani serta mengoptimalkan potensi daerah," tambahnya.
Program kerja KTNA ke depan diarahkan pada kolaborasi dengan dinas terkait. Prioritasnya mencakup peningkatan sektor pertanian, pengembangan strategi kemitraan, dan pemberdayaan anggota.
KTNA Kabupaten Banjar sebelumnya mencatat prestasi di tingkat nasional. Pada Pekan Nasional (Penas) Petani Nelayan di Gorontalo, organisasi ini meraih juara pertama dalam temu usaha bidang olahan gula aren.
Prestasi tersebut menjadi pengalaman organisasi dalam mengembangkan potensi hasil pertanian dan membangun kemitraan usaha. Modal itu dinilai relevan dengan agenda kepengurusan baru.
Kepala Dinas Pertanian Banjar Warsita menilai pengukuhan menjadi momentum menegaskan kembali komitmen dan tanggung jawab pengurus. KTNA dinilai memiliki posisi strategis sebagai mitra pemerintah daerah dalam pengembangan sektor pertanian dan perikanan.
"Dengan pengukuhan ini, semoga pengurus KTNA yang baru dapat bekerja lebih solid, aktif serta memberikan kontribusi nyata bagi kesejahteraan petani di Kabupaten Banjar," harapnya.
Dengan kepengurusan baru untuk periode 2026–2031, KTNA Kabupaten Banjar selanjutnya menjalankan program kerja yang diarahkan pada penguatan sektor pertanian, peningkatan kesejahteraan petani, serta pengembangan pertanian yang produktif dan berkelanjutan.