Pekerja Kabel Telkom Tertimpa Beton di Gowa, 1 Tewas 2 Luka

Penulis: Benny Surbakti  •  Selasa, 15 September 2026 | 08:37:31 WIB
Petugas dan warga mengevakuasi pekerja kabel yang tertimpa panel beton di galian proyek saluran air di Gowa, Sulawesi Selatan.

KALIMANTAN SELATANGowa, Sulawesi Selatan — Kecelakaan kerja kembali menimpa pekerja lapangan. Tiga teknisi kabel milik Telkom tertimpa tembok panel beton saat memperbaiki kabel yang putus di lokasi galian proyek saluran air. Peristiwa berlangsung sekitar pukul 18.30 WITA, saat keempat pekerja sedang menyambung kabel yang terputus akibat terkena alat berat dalam proses penggalian.

Proses evakuasi berlangsung dramatis. Ketiganya terjebak di dasar galian dengan material beton menimpa tubuh mereka. Petugas kepolisian bersama warga sekitar bahu-membahu mengangkat panel beton untuk mengeluarkan korban dari lokasi.

Kronologi dan Identitas Korban

Pamapta Polresta Gowa Ipda Rahmat H menjelaskan, pekerjaan penyambungan kabel dilakukan karena sistem PT Telkom Axis mendeteksi adanya kabel putus di titik galian tersebut.

"Telkom Axis melaksanakan pekerjaan karena adanya kabel putus yang terbaca oleh sistem PT Telkom Axis akibat galian yang di TKP tadi. Korban yang teridentifikasi ada tiga orang, yang satu meninggal dunia dan dua luka-luka," ujar Rahmat.

Korban tewas, Nichal, berusia 24 tahun. Dua rekannya yang selamat, Muhammad Irsyad (31) dan Andi Arung (28), langsung dilarikan ke RS Unismuh Makassar untuk perawatan intensif. Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi soal kondisi terkini keduanya.

Mengapa Insiden Ini Terjadi

Empat pekerja dikerahkan ke lokasi untuk menangani kabel yang putus. Kabel tersebut sebelumnya rusak akibat terkena alat berat yang beroperasi di proyek penggalian saluran air. Artinya, pekerjaan perbaikan dilakukan di area galian yang masih aktif — kondisi yang menambah risiko bagi pekerja di bawah permukaan tanah.

Panel beton yang menimpa korban diduga bagian dari konstruksi saluran air yang belum selesai. Belum ada penjelasan resmi apakah ada prosedur keselamatan kerja yang dilanggar dalam insiden ini.

Dampak dan Tindak Lanjut

Insiden ini menambah daftar kecelakaan kerja di proyek infrastruktur sepanjang 2026. Sebelumnya, dua pekerja proyek drainase terjebak beton roboh di Jatinegara, Jakarta Timur, dan harus dievakuasi selama dua jam. Kasus serupa juga menimpa seorang pekerja toko pakaian di Jember yang tewas tertimpa tumpukan barang.

Polresta Gowa masih menyelidiki penyebab pasti runtuhnya panel beton. Pihak Telkom dan kontraktor proyek saluran air belum memberikan pernyataan resmi soal tanggung jawab maupun kompensasi bagi korban dan keluarganya.

Bagi keluarga Nichal, insiden Senin malam itu berakhir tragis. Dua rekannya kini berjuang pulih di rumah sakit, sementara pertanyaan soal standar keselamatan kerja di lokasi galian menunggu jawaban.

Reporter: Benny Surbakti
Sumber: inews.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top