Banjarmasin punya julukan "Kota Seribu Sungai", dan memang benar, denyut transportasi di ibu kota Kalimantan Selatan ini tidak bisa dilepaskan dari air. Tapi untuk keliling daratan, warga lokal lebih sering mengandalkan angkutan kota (angkot) berwarna-warni yang jalurnya mengular hingga ke kawasan Banjarbaru. Buat perantau atau wisatawan, sistem transportasi lokal ini sebenarnya sederhana, asal tahu kode warna dan arah lajurnya.
Artikel ini bukan sekadar daftar kendaraan. Kita bedah strategi hemat dari pengalaman lapangan: kapan waktu terbaik naik angkot, bagaimana cara nego harga travel antar kabupaten, sampai trik sewa motor untuk eksplorasi mandiri. Targetnya satu: kamu bisa keliling Kalsel dari Banjarmasin hingga Kandangan atau Martapura tanpa keluar biaya besar.
Angkot di Banjarmasin punya jalur utama yang menghubungkan Pasar Sudimampir, Jalan Ahmad Yani, hingga Terminal Km 6. Kode warna dan nomor trayek menentukan tujuan, dan tarifnya tergolong paling murah dibanding moda lain. Untuk pemula, naiklah dari terminal utama agar lebih mudah memahami rute.
Bus rapid transit (BRT) Banjarbaru juga menjadi opsi yang nyaman untuk menyusuri koridor utama antara dua kota ini. Armadanya ber-AC dan halte-nya cukup jelas. Namun, frekuensi kedatangannya tidak seketat angkot, jadi siapkan waktu ekstra jika memilih moda ini.
Tips penting: siapkan uang pas untuk memudahkan transaksi. Jika ragu dengan tujuan, jangan sungkan bertanya pada sopir atau kernet—mereka umumnya hafal setiap sudut kota dan bisa menunjukkan tempat turun yang tepat.
Untuk menjangkau kota-kota di selatan seperti Kandangan atau Rantau, travel antar kota (biasanya mobil Avanza atau Innova) adalah pilihan paling efisien. Keberangkatan biasanya dari Terminal Km 6 atau pool-pool travel di sekitar Jalan A. Yani. Waktu tempuh ke Kandangan sekitar tiga jam, dan ke Rantau sedikit lebih singkat.
Harga tiket travel ini bervariasi tergantung jarak dan fasilitas, dan cenderung lebih mahal saat musim libur atau menjelang hari besar. Pemesanan bisa dilakukan langsung di pool atau melalui agen lokal. Negosiasi harga dimungkinkan jika kamu memesan beberapa kursi atau dalam kondisi sepi penumpang.
Satu catatan penting: pastikan kamu menanyakan titik antar-jemput. Beberapa travel melayani penjemputan ke hotel atau penginapan dengan biaya tambahan, sementara yang lain hanya melayani dari pool. Ini akan memengaruhi total pengeluaranmu.
Kalau targetmu adalah tempat-tempat yang tidak dilewati angkot, seperti kawasan pegunungan di Loksado atau pesisir di Takisung, sewa motor adalah jawabannya. Banyak penyewaan di sekitar Banjarmasin dan Banjarbaru yang menawarkan tarif harian dengan syarat fotokopi KTP dan uang muka.
Sebelum berangkat, periksa kondisi mesin, rem, dan ban. Jaringan bengkel di jalur antar kota cukup tersebar, tapi lebih baik mencegah. Gunakan peta digital offline karena sinyal seluler di beberapa titik pegunungan bisa hilang.
Pertimbangkan biaya bahan bakar. Untuk rute Banjarmasin–Loksado, kamu perlu mengisi penuh tangki di awal karena SPBU di jalur selatan tidak sebanyak di kota besar. Hitung jarak tempuh agar tidak kehabisan di tengah jalan.
Jangan lupakan identitas sungai Kalsel. Untuk menjangkau permukiman di tepian Sungai Martapura atau menuju Desa Kuin, perahu kelotok adalah moda andalan. Tarifnya biasanya berdasarkan kesepakatan dan durasi, bukan jarak. Untuk pengalaman autentik, sewa kelotok selama beberapa jam untuk menyusuri Pasar Terapung.
Pasar Terapung Lok Baintan dan Muara Kuin adalah dua titik yang paling sering dikunjungi. Aktivitas terbaik dimulai sangat pagi, sekitar pukul 06.00, saat para pedagang masih ramai. Sepakati durasi dan tujuan dengan pemilik perahu sebelum naik.
Untuk perjalanan antar desa di sepanjang sungai, ada juga jasa perahu motor kecil (ces) yang lebih cepat. Namun, moda ini lebih jarang dan jadwalnya tidak menentu, jadi kurang direkomendasikan untuk wisatawan dengan waktu terbatas.
Orang Banjar terkenal ramah, tapi soal harga, tetaplah bijak. Untuk travel antar kota, tanyakan harga di beberapa pool berbeda sebelum memutuskan. Untuk angkot, patuhi tarif resmi—tidak ada negosiasi di moda ini. Untuk sewa motor, harga biasanya sudah standar, tapi kamu bisa meminta diskon jika menyewa lebih dari dua hari.
Waktu terbaik untuk bepergian adalah hari kerja biasa, hindari Jumat siang karena banyak sopir yang beristirahat untuk salat. Sabtu pagi juga relatif ramai karena orang pergi ke pasar atau mengunjungi keluarga.
Satu hal yang sering luput: siapkan uang tunai dalam pecahan kecil. Sebagian besar sopir angkot dan pemilik perahu tidak memiliki uang kembalian untuk pecahan besar. Ini akan mempercepat transaksi dan menghindari kesalahpahaman.
Keselamatan tetap prioritas. Gunakan helm jika naik motor, dan pilih travel yang sopirnya tidak ugal-ugalan. Jangan ragu untuk menegur sopir jika merasa kecepatannya berlebihan, terutama di jalur pegunungan.
Perhatikan barang bawaan. Angkot dan travel antar kota biasanya memiliki ruang terbatas. Jika membawa koper besar, sebaiknya gunakan jasa travel yang memiliki bagasi atau sewa mobil. Jangan membawa barang berharga berlebihan saat naik kelotok karena ruangnya terbuka.
Terakhir, selalu konfirmasi ulang jadwal keberangkatan sehari sebelumnya. Kondisi cuaca ekstrem di Kalsel bisa menyebabkan banjir di beberapa ruas jalan, dan ini sering mengubah rute atau menunda keberangkatan travel.
Apakah ada aplikasi ojek online di Banjarmasin?
Ada, layanan ojek online beroperasi di pusat kota Banjarmasin dan Banjarbaru, terutama untuk jarak dekat. Namun, di daerah pinggiran atau kabupaten lain, keberadaannya sangat terbatas. Lebih aman mengandalkan angkot atau sewa motor di luar kota.
Berapa lama waktu tempuh dari Banjarmasin ke Loksado?
Perjalanan darat memakan waktu sekitar 3-4 jam tergantung kondisi jalan dan kendaraan. Rute melewati Martapura dan Rantau, dengan medan berkelok setelah memasuki kawasan hutan. Disarankan berangkat pagi hari.
Apakah aman naik travel antar kota di malam hari?
Jalur Banjarmasin–Kandangan relatif aman, tapi penerangan jalan minim di beberapa titik. Jika tidak mendesak, hindari perjalanan malam hari, terutama jika hujan deras karena jalanan licin dan rawan genangan.
Bagaimana cara terbaik menuju Pasar Terapung?
Cara paling mudah adalah menyewa kelotok dari dermaga di sekitar Kampung Biru atau Muara Kuin. Sepakati harga di awal dan minta untuk berhenti di Pasar Terapung Lok Baintan. Waktu terbaik adalah sebelum pukul 07.00 pagi.
Apakah perlu menyewa pemandu lokal?
Untuk eksplorasi kota, tidak wajib. Namun, untuk perjalanan ke pedalaman seperti Loksado atau pegunungan Meratus, pemandu lokal sangat disarankan karena mereka paham kondisi medan dan bisa membantu komunikasi dengan warga setempat.
Menguasai transportasi lokal Kalsel bukan hanya soal menghemat uang, tapi juga membuka kesempatan berinteraksi dengan warga dan melihat keseharian mereka. Jangan takut mencoba, tanyakan pada penduduk sekitar jika bingung, dan nikmati setiap ritme perjalanan yang berbeda dari kota-kota besar di Jawa. Selamat menjelajah Banua.