Kebakaran Maut di Alalak Batola: Dua Keluarga Terima Bantuan, Camat Serahkan Langsung ke Lokasi

Penulis: Wahyudi Santoso  •  Senin, 03 Agustus 2026 | 19:56:01 WIB
Camat Alalak menyerahkan bantuan langsung kepada dua keluarga korban kebakaran di Desa Semangat Dalam, Senin (3/8/2026).

MARABAHAN — Bantuan pertama untuk korban kebakaran maut di Alalak, Kabupaten Barito Kuala, disalurkan kurang dari 24 jam setelah peristiwa. Camat Alalak, Didik Kaharudin, memimpin langsung penyerahan bantuan di lokasi kejadian, Desa Semangat Dalam, Senin (3/8/2026) siang.

Bantuan yang diberikan merupakan respons cepat Pemerintah Kabupaten Barito Kuala. Didik menegaskan bahwa yang diserahkan bukan sekadar barang, melainkan bentuk kehadiran negara di tengah musibah.

"Jangan melihat dari jumlah bantuannya, tetapi lihatlah ini sebagai bentuk kepedulian pemerintah. Semoga bantuan yang diberikan dapat bermanfaat dan menjadi berkah," ujarnya di lokasi.

Kronologi: Api Membesar Sebelum Warga Sempat Bereaksi

Kebakaran terjadi pada Minggu (2/8/2026) sekitar pukul 03.00 Wita. Warga baru menyadari adanya api ketika kobaran sudah membesar dan sulit dikendalikan.

Situasi makin mencekam karena tak seorang pun mengetahui bahwa ada korban terjebak di dalam rumah kontrakan. Jasad korban baru ditemukan setelah api berhasil dipadamkan oleh petugas dan warga.

Duka Keluarga: "Semoga Ada Hikmah di Balik Musibah Ini"

Bantuan diterima oleh dua keluarga terdampak, termasuk keluarga korban meninggal dunia. Penyerahan turut didampingi Kepala Desa Semangat Dalam, Norman, serta Ketua RT 39, Halika.

Sahmandari, kakak dari korban yang meninggal dunia, menyampaikan apresiasinya. Ia mengaku tidak bisa berkata banyak atas perhatian yang diberikan pemerintah kabupaten.

"Saya tidak bisa berkata banyak. Saya hanya mengucapkan terima kasih. Semoga ada hikmah di balik musibah ini bagi keluarga kami," tuturnya.

Respons Cepat vs Beban Pemulihan Warga

Penyaluran bantuan ini menjadi catatan penting bagi warga Alalak. Kecepatan birokrasi dalam merespons musibah kerap menjadi sorotan di daerah, dan kali ini pemerintah kabupaten bergerak dalam hitungan jam setelah kejadian.

Didik berharap bantuan yang diberikan dapat meringankan beban keluarga korban sekaligus menjadi penyemangat untuk bangkit. "Pastinya kami dari Pemerintah Kabupaten Barito Kuala menyampaikan duka yang mendalam. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kekuatan," katanya.

Belum ada informasi resmi mengenai penyebab pasti kebakaran serta total kerugian material yang dialami korban. Pihak kepolisian setempat masih melakukan penyelidikan di lokasi kejadian.

Reporter: Wahyudi Santoso
Sumber: radarbanjarmasin.jawapos.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top