BYD Seal Terbakar di Tol Cikampek, Pabrikan Buka Suara soal Investigasi dan Kondisi Pemilik

Penulis: Arif Budiman  •  Sabtu, 01 Agustus 2026 | 16:39:01 WIB
Petugas pemadam berupaya memadamkan api yang membakar sebuah BYD Seal di Tol Cikampek, Jumat (31/7/2026).

KALIMANTAN SELATAN — Insiden kebakaran kendaraan listrik kembali terjadi di jalan tol. Kali ini menimpa sebuah BYD Seal yang terbakar hebat selepas Gerbang Tol Cikampek Utama 1, Jumat (31/7/2026) sekitar pukul 08.00 WIB. Video yang beredar di media sosial memperlihatkan mobil sport sedan listrik tersebut nyaris hangus, dengan kobaran api besar muncul dari bagian tengah hingga belakang bodi.

Api Padam, Lalu Lintas Kembali Normal

Petugas call center Jasa Marga, Rizki, membenarkan adanya penanganan kendaraan listrik terbakar di lokasi tersebut. "Informasinya betul untuk saat ini betul ada penanganan kendaraan listrik terbakar posisinya di selepas gerbang Tol Cikampek Utama 1. Dari arah Jakarta menuju Cikampek," ujarnya.

Api berhasil dipadamkan dan situasi arus lalu lintas di sekitar lokasi kejadian sudah berangsur normal kembali. Namun, insiden ini menjadi perhatian serius bagi pengguna mobil listrik di Indonesia, mengingat BYD Seal merupakan salah satu model premium yang tengah naik daun.

Respons BYD: Komunikasi dengan Pemilik dan Investigasi Menyeluruh

Head of Marketing PR and Government Relations BYD Indonesia, Luther Panjaitan, mengonfirmasi bahwa tim aftersales sudah bergerak cepat. "Terkait unit juga sudah langsung ditangani team aftersales BYD sesaat sesudah kejadian dan sedang dalam proses investigasi menyeluruh," kata Luther saat dikonfirmasi detikOto.

Prioritas utama pabrikan saat ini adalah memastikan keselamatan pemilik kendaraan. "Kami telah berkomunikasi langsung dengan pemilik dan memastikan tidak terdapat korban jiwa," tambah Luther. "Keselamatan dan ketenangan pengendara adalah prioritas kami saat ini, dan tentunya kami akan sampaikan apabila telah terdapat informasi lebih lanjut."

Yang Perlu Diperhatikan Pemilik EV

Belum ada kesimpulan resmi mengenai penyebab pasti kebakaran. Apakah berasal dari baterai, komponen kelistrikan lain, atau faktor eksternal, masih menunggu hasil investigasi tim teknis BYD. Publik tentu berharap transparansi penuh dari pabrikan, mengingat insiden seperti ini langsung berdampak pada kepercayaan konsumen terhadap teknologi kendaraan listrik.

Bagi pemilik BYD Seal atau kendaraan listrik lainnya, insiden ini menjadi pengingat untuk selalu memeriksa kondisi kendaraan secara berkala di bengkel resmi. Perhatikan pula gejala aneh seperti penurunan performa drastis, bau terbakar, atau indikator baterai yang tidak normal. Sampai hasil investigasi resmi dirilis, masyarakat diimbau menunggu keterangan lanjutan dari BYD Indonesia.

Reporter: Arif Budiman
Sumber: oto.detik.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top