TANJUNG — Rencana operasional RSUD Kelua di wilayah Selatan Tabalong mulai memasuki tahap krusial. Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Tabalong memastikan target pelayanan publik di rumah sakit tipe D itu dapat terealisasi pada pertengahan tahun 2027.
Kepala Dinkes Tabalong, H. Ahmad Baihaki, menyebut saat ini pihaknya tengah memacu penyiapan berbagai elemen penting. Mulai dari kelengkapan sarana-prasarana, perizinan, hingga kesiapan tenaga medis menjadi prioritas utama.
Kebutuhan dokter, perawat, dan tenaga kesehatan pendukung menjadi perhatian serius. Dinkes tidak bergerak sendiri, melainkan menggalang koordinasi dengan sejumlah instansi terkait.
"Untuk pemenuhan tenaga kesehatan, kami terus berkoordinasi intensif dengan BKPSDM Tabalong dan RSUD Haji Badaruddin Kasim," ujar Ahmad Baihaki, Jumat (31/7).
Langkah ini dinilai penting untuk memastikan formasi dan kompetensi tenaga medis yang disiapkan benar-benar sesuai dengan standar pelayanan rumah sakit. Pada tahap awal, pengerahan personel akan mengoptimalkan potensi tenaga kesehatan yang sudah ada.
Di sisi lain, penyelesaian fisik bangunan dan infrastruktur pendukung juga terus dikebut. Dinkes menggandeng Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Tabalong serta instansi teknis terkait dalam proses ini.
Baihaki menegaskan, keberhasilan operasional RSUD Kelua membutuhkan sinergi kolektif dari seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) pengampu. Beberapa dokumen teknis tengah disiapkan bersama instansi masing-masing.
"Mengenai AMDAL LALIN, kami menggandeng Dinas Perhubungan, sedangkan untuk dokumen UKL/UPL kami melibatkan Dinas Lingkungan Hidup," kata Baihaki.
Kehadiran RSUD Kelua diharapkan menjadi jawaban atas kebutuhan akses layanan kesehatan yang lebih dekat bagi warga di wilayah Selatan Tabalong. Selama ini, pasien kerap harus menempuh perjalanan cukup jauh untuk mendapatkan perawatan medis.
Baihaki menambahkan, seluruh persiapan mengarah pada satu tujuan utama. Saat pintu pelayanan resmi dibuka, masyarakat langsung mendapatkan layanan medis yang cepat dan berkualitas.
“Prinsipnya, kami ingin memastikan bahwa saat pintu pelayanan RSUD Kelua resmi dibuka pada pertengahan 2027 nanti, masyarakat langsung mendapatkan pelayanan medis yang cepat, prima, berkualitas, dan mudah diakses,” pungkasnya.