KALIMANTAN SELATAN — Penyesuaian harga BBM di SPBU swasta mulai berlaku awal Juli 2026. Berdasarkan data yang dihimpun, BP-AKR, Shell, dan Vivo kompak menurunkan harga produk diesel premium ke level yang sama, sementara beberapa produk bensin justru tidak berubah.
Untuk bahan bakar setara RON 92, BP 92 dan Revvo 92 dari Vivo sama-sama dipasarkan Rp16.670 per liter. Angka ini Rp420 lebih mahal dibandingkan Pertamax RON 92 milik Pertamina yang masih bertahan di Rp16.250 per liter.
Di segmen RON 95, persaingan juga ketat. BP Ultimate dan Revvo 95 dibanderol identik Rp17.240 per liter. Pertamax Green 95 milik Pertamina sedikit lebih murah, yakni Rp17.000 per liter.
Produk diesel premium dari tiga SPBU swasta kompak di angka Rp21.340 per liter. Harga ini berlaku untuk BP Diesel, Shell V-Power Diesel, dan Vivo Diesel.
Sebagai perbandingan, Dexlite Pertamina dijual Rp19.700 per liter — selisih Rp1.640 lebih murah. Sementara Pertamina Dex dibanderol Rp21.150 per liter, masih Rp190 lebih rendah dari harga diesel swasta.
Dari empat produk Shell, hanya Shell V-Power Diesel yang sudah memiliki harga resmi. Shell Super, Shell V-Power, dan Shell V-Power Nitro+ hingga awal Juli belum tersedia atau belum diumumkan harga terbarunya di sejumlah lokasi.
Kondisi ini berbeda dengan BP-AKR dan Vivo yang mempertahankan harga produk bensinnya tanpa perubahan. Penyesuaian hanya terjadi pada lini diesel kedua operator tersebut.
Penurunan harga diesel dan BBM nonsubsidi pada Juli 2026 mengikuti langkah Pertamina yang lebih dulu me