BRMS Kuasai Penuh Tambang Emas 34,1 Juta Ton di Sulawesi, Beli Saham BUMI Rp 164 Miliar

Penulis: Zulham Nasution  •  Selasa, 30 Juni 2026 | 21:54:01 WIB
BRMS resmi menguasai 100 persen saham CPM tambang emas di Sulawesi.

KALIMANTAN SELATAN — Manajemen BRMS menyatakan, pengendalian penuh atas CPM akan memudahkan pengelolaan dan pemantauan kinerja perusahaan tambang emas tersebut. Sebelumnya, BRMS telah menggenggam 96,97% saham CPM. Kini, seluruh saham CPM berada di bawah kendali BRMS.

Tambang Emas dengan Cadangan Raksasa

CPM memiliki konsesi tambang mineral seluas 85.180 hektare yang tersebar di Sulawesi Tengah dan Sulawesi Selatan. Prospek utama berada di Blok Poboya, Palu. Di lokasi ini, terdapat cadangan 34,1 juta ton bijih emas dengan kadar 3,2 gram per ton. Izin produksi tambang ini berlaku hingga tahun 2050.

Saat ini, CPM telah mengoperasikan dua fasilitas Carbon in Leach (CIL) bersama kontraktor asal Australia, Macmahon. Kapasitas salah satu fasilitas CIL akan ditingkatkan dari 500 ton menjadi 2.000 ton. Proyek peningkatan kapasitas itu ditargetkan rampung pada kuartal IV-2026.

Proyek Tambang Bawah Tanah dan Target Produksi

Tidak hanya meningkatkan kapasitas pengolahan, CPM juga menyiapkan proyek penambangan bawah tanah di Palu. Proyek ini ditargetkan mulai beroperasi pada semester II-2027. Tujuannya, untuk meningkatkan kadar emas yang dihasilkan.

“Restrukturisasi atas kepemilikan Perseroan pada CPM diharapkan dapat memperkuat posisi Perseroan dengan lebih kompetitif pada industri pertambangan sumber daya mineral di Indonesia,” tegas manajemen BRMS dalam keterangan resminya.

Strategi BUMI: Fokus ke Aset Jangka Dekat

Di sisi lain, PT Bumi Resources Tbk (BUMI) selaku induk usaha yang melepas sahamnya, menyebut divestasi ini sejalan dengan strategi perusahaan. BUMI ingin fokus pada aset jangka dekat dengan kepentingan pengendali.

“Melalui divestasi ini, Perseroan dapat mengalokasikan kembali modalnya untuk mendukung inisiatif pertumbuhan yang terus dijalankan sejalan dengan agenda diversifikasi Perseroan,” tulis BUMI dalam keterbukaan informasi.

Meski melepas saham langsung di CPM, BUMI tetap memiliki eksposur tidak langsung sebesar 20,09 persen melalui kepemilikan sahamnya di BRMS.

Reporter: Zulham Nasution
Sumber: dunia-energi.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top