JAKARTA — DPRD Provinsi Kalimantan Selatan mengambil peran sebagai penghubung antara aspirasi mahasiswa dan pemerintah pusat dengan menggelar audiensi di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta. Rombongan yang dipimpin Ketua DPRD Kalsel Supian HK itu menemui sejumlah anggota DPR RI, termasuk Ketua Komisi II Muhammad Rifqinizamy Karsayuda dari Fraksi NasDem asal daerah pemilihan Kalsel.
Audiensi yang berlangsung di Ruang Badan Urusan Rumah Tangga (BURT) DPR RI ini merupakan tindak lanjut dari aksi penyampaian pendapat oleh Aliansi BEM se-Kalsel dan Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Kalimantan Selatan. Supian HK didampingi Wakil Ketua DPRD Kalsel Kartoyo, M. Alpiya Rakhman, Ketua Komisi IV Jihan Hanifha, serta sejumlah anggota Komisi IV DPRD Kalsel.
Dalam pertemuan tersebut, DPRD Kalsel menyampaikan sejumlah persoalan yang menjadi perhatian mahasiswa dan masyarakat Banua. Beberapa di antaranya:
“Kami hadir membawa mandat dari masyarakat dan mahasiswa Banua. Aspirasi ini harus mendapat perhatian serius karena lahir dari persoalan yang dirasakan langsung oleh masyarakat di daerah,” ujar Supian HK dalam audiensi.
Ia menegaskan bahwa DPRD Kalsel memiliki tanggung jawab untuk memastikan setiap aspirasi tidak berhenti pada tahap penyampaian, tetapi dapat ditindaklanjuti menjadi kebijakan yang memberikan manfaat nyata bagi rakyat. Langkah ini sekaligus menunjukkan keseriusan lembaga legislatif daerah dalam memperjuangkan suara mahasiswa di tingkat nasional.
Menyambut kedatangan rombongan, Muhammad Rifqinizamy Karsayuda menyatakan bahwa seluruh masukan akan menjadi bahan pembahasan dan evaluasi bersama DPR RI serta pemerintah pusat. “Semua aspirasi yang disampaikan akan kami terima, kaji dan evaluasi bersama pemerintah. Tujuannya agar setiap program dan kebijakan yang dijalankan benar-benar berpihak kepada masyarakat,” katanya.
Melalui audiensi ini, DPRD Kalsel berharap tuntutan mahasiswa dan masyarakat Banua menjadi bagian dari penyusunan kebijakan yang lebih responsif terhadap kebutuhan rakyat di daerah. (hm)