Proyek Gas Raksasa Tangkulo di Aceh Siap Eksekusi, Pemerintah Daerah Beri Lampu Hijau ke Mubadala Energy

Penulis: Yuda Pratama  •  Kamis, 11 Juni 2026 | 15:34:31 WIB
Gubernur Aceh dan SKK Migas melakukan pertemuan finalisasi proyek gas Tangkulo di kantor SKK Migas.

KALIMANTAN SELATAN — Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) bersama Gubernur Aceh dan jajaran pemerintah daerah menggelar pertemuan di kantor SKK Migas, Rabu malam (10/6). Pertemuan tersebut menjadi ajang pemantapan akhir menjelang pengambilan keputusan investasi final (FID) proyek gas raksasa di wilayah kerja Andaman.

Kepala SKK Migas, Djoko Siswanto, mengungkapkan bahwa Pemerintah Aceh dan masyarakat setempat menyambut positif rencana pengembangan lapangan gas tersebut. Proyek ini telah lama dinantikan dan diharapkan mampu memberikan dampak ekonomi yang signifikan.

“Manajemen SKK Migas baru saja menerima kunjungan Gubernur Aceh, Sekretaris Daerah Aceh beserta rombongan dalam rangka persiapan FID Proyek Pengembangan Lapangan Gas Tangkulo di Blok Andaman yang dioperasikan oleh Mubadala Energy,” ujar Djoko dalam keterangannya, Kamis (11/6).

Dukungan Penuh untuk Proyek Strategis Nasional

Djoko menegaskan bahwa dukungan dari pemerintah daerah menjadi faktor krusial untuk mempercepat realisasi proyek hulu migas. Tanpa dukungan tersebut, proses perizinan, pengadaan lahan, dan kegiatan operasional di lapangan bisa terhambat.

“Gubernur dan seluruh masyarakat Aceh sangat mendukung proyek besar Lapangan Gas Tangkulo di WK Andaman ini. Proyek ini sangat ditunggu-tunggu oleh masyarakat Aceh dan Indonesia,” kata Djoko.

Proyek ini diyakini akan membuka lapangan kerja baru, meningkatkan investasi, dan memperkuat industri pendukung di sekitar lokasi proyek. Bagi pemerintah pusat, lapangan ini menjadi salah satu sumber pasokan gas baru yang sangat dibutuhkan untuk memenuhi target produksi nasional.

Potensi Gas Raksasa di Cekungan Andaman

Lapangan Tangkulo merupakan bagian dari rangkaian temuan besar di Cekungan Andaman. Dalam beberapa tahun terakhir, kawasan ini telah bertransformasi menjadi salah satu wilayah eksplorasi migas paling prospektif di Indonesia.

SKK Migas menyebutkan, pada fase pertama, Lapangan Tangkulo memiliki potensi sekitar 1 TCF gas. Sementara itu, total potensi sumber daya di kawasan South Andaman diperkirakan mencapai angka fantastis, yaitu sekitar 11 TCF.

Saat ini, SKK Migas bersama Mubadala Energy terus mematangkan berbagai aspek teknis dan komersial. Targetnya, proyek ini bisa segera memasuki tahap pengembangan dan produksi, sehingga kontribusinya terhadap ketahanan energi nasional bisa segera dirasakan.

Reporter: Yuda Pratama
Sumber: dunia-energi.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top