BMKG Catat Gempa Bumi Magnitudo 3,5 Guncang Sinabang Aceh, Kedalaman 10 Km

Penulis: Zulham Nasution  •  Selasa, 02 Juni 2026 | 13:38:01 WIB
Gempa magnitudo 3,5 mengguncang Sinabang, Aceh, dengan kedalaman 10 km menurut BMKG.

KALIMANTAN SELATAN — BMKG merilis data awal bahwa episenter gempa terletak pada koordinat 1.57 Lintang Selatan dan 95.51 Bujur Timur. Lokasi persisnya berada 138 kilometer arah barat daya Sinabang, Aceh, dengan kedalaman hiposenter 10 kilometer. Gempa dangkal seperti ini biasanya terasa oleh warga di sekitar episenter meski dengan magnitudo kecil.

Peringatan BMKG: Data Masih Stabilisasi

Melalui keterangan resmi yang diterima redaksi, BMKG menegaskan bahwa informasi yang dirilis merupakan hasil pengolahan data cepat. Lembaga tersebut menyertakan disclaimer bahwa data gempa belum stabil dan bisa berubah seiring kelengkapan data yang masuk dari stasiun seismograf di lapangan.

“Disclaimer: Informasi ini mengutamakan kecepatan, sehingga hasil pengolahan data belum stabil dan bisa berubah seiring kelengkapan data,” tulis BMKG dalam rilisnya. Pernyataan ini menjadi standar operasional BMKG untuk setiap gempa bumi yang terjadi, guna mengantisipasi koreksi parameter gempa di kemudian hari.

Karakteristik Gempa Dangkal di Zona Subduksi

Aceh merupakan salah satu provinsi dengan aktivitas seismik tinggi karena berada di jalur pertemuan lempeng Indo-Australia dan Eurasia. Gempa Magnitudo 3,5 dengan kedalaman 10 kilometer termasuk dalam kategori gempa dangkal yang umum terjadi di wilayah barat Sumatera. Meski kekuatannya kecil, guncangan tetap bisa dirasakan oleh masyarakat yang berada di dekat pusat gempa, terutama di lantai atas bangunan bertingkat.

Sepanjang tahun 2026, BMKG mencatat beberapa kali gempa kecil di sekitar zona subduksi Aceh dan Nias. Kejadian seperti ini tidak memicu tsunami karena magnitudo di bawah 7,0 dan tidak terjadi deformasi dasar laut signifikan.

Belum Ada Laporan Kerusakan dari Warga

Hingga Selasa siang, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Simeulue belum menerima laporan kerusakan infrastruktur maupun korban. Pihak BMKG juga belum mengeluarkan peringatan dini tsunami karena parameter gempa tidak memenuhi syarat untuk memicu gelombang tinggi.

Masyarakat diimbau tetap tenang dan tidak terpancing informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan. BMKG memastikan akan terus memperbarui data jika terjadi perubahan parameter gempa atau gempa susulan.

Reporter: Zulham Nasution
Sumber: aceh.inews.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top