Dua Tahun Tinggalkan Ketergantungan Batu Bara, Pemkab Tanah Laut Kini Fokus Garap Sektor Pertanian, Perikanan, dan Peternakan

Penulis: Benny Surbakti  •  Senin, 25 Mei 2026 | 14:41:01 WIB
Pemkab Tanah Laut memperluas areal tanam padi dan jagung sebagai upaya diversifikasi ekonomi.

PELAIHARI — Kebijakan diversifikasi ekonomi ini diambil seiring menurunnya kontribusi batu bara terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan meningkatnya risiko lingkungan dari aktivitas tambang. Pemkab Tanah Laut kemudian menggenjot sektor-sektor yang selama ini menjadi basis ekonomi warga di daerah pesisir dan pedalaman.

Langkah ini bukan tanpa dasar. Tanah Laut memiliki lahan pertanian yang subur, garis pantai panjang untuk perikanan tangkap dan budidaya, serta potensi peternakan sapi dan unggas yang belum tergarap maksimal. Alih-alih mengandalkan satu komoditas ekstraktif, Pemkab Tala memilih memperkuat rantai pasok pangan lokal.

Pertanian Jadi Andalan Baru, Areal Tanam Diperluas

Sektor pertanian menjadi prioritas utama. Pemkab Tala memperluas areal tanam padi dan jagung di sejumlah kecamatan, seperti Kintap dan Jorong. Program optimasi lahan rawa juga dijalankan untuk meningkatkan indeks pertanaman dari sekali menjadi dua kali setahun.

Bupati Tanah Laut, HM. Taufik, menyebut bahwa hasil panen padi di beberapa desa sudah mulai menunjukkan peningkatan. “Kami targetkan produksi beras naik 15 persen tahun ini. Bukan hanya untuk konsumsi lokal, tapi juga untuk memasok daerah tetangga seperti Banjarmasin dan Kotabaru,” ujarnya dalam rapat koordinasi pembangunan beberapa waktu lalu.

Perikanan Tangkap dan Budidaya: dari Tambak hingga Laut Lepas

Di sektor perikanan, Pemkab Tala mendorong modernisasi armada nelayan dan pembangunan cold storage di Pelabuhan Perikanan Takisung. Tujuannya, menjaga kualitas hasil tangkapan dan menekan harga jual yang kerap anjlok saat musim panen raya.

Selain itu, budidaya udang vaname dan bandeng di tambak-tambak pesisir juga mulai dikembangkan dengan sistem semi-intensif. Program ini melibatkan kelompok nelayan dan petambak di Kecamatan Bati-Bati dan Kurau.

Peternakan: Sapi Potong dan Ayam Kampung Digenjot

Subsektor peternakan tak ketinggalan. Pemkab Tala mengalokasikan bantuan bibit sapi potong untuk kelompok tani di Kecamatan Panyipatan dan Tambang Ulang. Program ini bertujuan mengurangi ketergantungan pasokan daging dari luar daerah.

Ayam kampung unggul juga didistribusikan ke rumah tangga miskin di pedesaan sebagai sumber protein dan tambahan pendapatan. Data Dinas Pertanian setempat menunjukkan populasi sapi potong di Tanah Laut kini mencapai lebih dari 12.000 ekor.

Dengan strategi ini, Pemkab Tanah Laut berharap pertumbuhan ekonomi daerah tidak lagi rentan terhadap fluktuasi harga komoditas tambang. Fokus pada pangan dan kelautan diyakini lebih berkelanjutan dan berdampak langsung pada kesejahteraan warga.

Reporter: Benny Surbakti
Sumber: radarbanjarmasin.jawapos.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top