PELAIHARI — Tiga unit alat berat kelas industri kini resmi menjadi milik Politeknik Negeri Tanah Laut (Politala) setelah PT Thriveni Indo Mining Site Satui menyerahkan hibah secara langsung di kampus setempat, Rabu (20/5/2026). Langkah ini disambut baik oleh Pemerintah Kabupaten Tanah Laut sebagai penguatan nyata pendidikan vokasi di daerah.
Alat berat yang diserahkan meliputi grader CAT 120K, dozer CAT D7R, dan drilling IDM 30. Ketiganya akan digunakan sebagai sarana pembelajaran berbasis industri bagi mahasiswa, bukan sekadar pajangan di laboratorium.
Wakil Bupati Tanah Laut, Muhammad Zazuli, yang hadir langsung dalam acara penyerahan, menegaskan bahwa pendidikan vokasi tidak boleh berjarak dengan dunia kerja. Ia menyebut hibah ini sebagai langkah konkret memutus kesenjangan kompetensi lulusan.
"Dengan adanya hibah ini, mahasiswa tidak hanya memahami teori, tetapi juga memiliki pengalaman praktik yang sesuai dengan kebutuhan industri," ujar Zazuli dalam sambutannya, Rabu (20/5/2026).
Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah daerah, dunia usaha, dan institusi pendidikan merupakan formula wajib untuk menciptakan sumber daya manusia yang unggul dan siap kerja di Kalimantan Selatan.
Direktur Politala, Meldayanoor, menyambut antusias tambahan fasilitas ini. Ia berharap ketiga alat berat tersebut bisa langsung diintegrasikan ke dalam kurikulum praktik mahasiswa, khususnya di program studi yang relevan dengan industri pertambangan dan alat berat.
Keberadaan alat ini diharapkan mampu menjawab kebutuhan tenaga kerja terampil di sektor pertambangan yang menjadi salah satu tulang punggung ekonomi Tanah Laut.
Pemkab Tala melalui Wakil Bupati menyampaikan terima kasih secara khusus kepada PT Thriveni Indo Mining. Kontribusi perusahaan tambang ini dinilai sebagai bentuk tanggung jawab sosial yang tepat sasaran, langsung menyentuh peningkatan kualitas pendidikan.
Penyerahan hibah turut dihadiri jajaran perusahaan, pimpinan kampus, dan sejumlah kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di lingkungan Pemkab Tanah Laut. Tidak ada rencana penambahan alat serupa dalam waktu dekat, namun Politala membuka peluang kerja sama serupa dengan pihak industri lainnya.