Kebun Raya Banua Kalsel Perkuat Riset Tanaman Obat Lokal, Eksplorasi Digelar di Tanah Bumbu dan Dikaji dengan Pengetahuan Tradisional

Penulis: Zulham Nasution  •  Jumat, 15 Mei 2026 | 12:53:01 WIB
Tim peneliti Kebun Raya Banua Kalsel melakukan eksplorasi tanaman obat di hutan Tanah Bumbu.

Eksplorasi yang dilakukan tim peneliti KRB Kalsel ini merupakan langkah konkret untuk mendokumentasikan spesies tanaman obat yang tumbuh liar di Kalimantan Selatan. Data yang terkumpul akan menjadi dasar kajian ilmiah yang terintegrasi dengan kearifan lokal.

Tanah Bumbu Jadi Lokasi Eksplorasi Tanaman Obat

Pemilihan Kabupaten Tanah Bumbu sebagai lokasi eksplorasi bukan tanpa alasan. Kawasan hutan di daerah tersebut dinilai memiliki keanekaragaman hayati yang tinggi, termasuk berbagai jenis tumbuhan yang selama ini digunakan oleh masyarakat sebagai obat tradisional.

Tim peneliti menyusuri beberapa titik di kawasan hutan untuk mengidentifikasi, mengoleksi, dan mencatat karakteristik setiap tanaman yang ditemukan. Setiap spesies yang dikumpulkan akan dibawa ke laboratorium KRB Kalsel untuk dianalisis lebih lanjut kandungan senyawa aktifnya.

Pengetahuan Tradisional Jadi Pijakan Riset Ilmiah

Yang membedakan riset ini adalah pendekatannya yang tidak meninggalkan pengetahuan tradisional. Para peneliti tidak hanya mengandalkan buku panduan botani, tetapi juga berdialog dengan tetua adat dan pengobat tradisional di sekitar lokasi eksplorasi.

Informasi tentang cara meramu, dosis, hingga bagian tanaman mana yang berkhasiat obat dicatat secara detail. Data etnobotani ini kemudian akan diverifikasi melalui uji ilmiah di laboratorium. Langkah ini memastikan bahwa riset yang dilakukan memiliki dasar empiris yang kuat dari dua sisi: tradisi dan sains.

Memperkaya Koleksi Kebun Raya Banua

Hasil eksplorasi di Tanah Bumbu nantinya akan menambah koleksi tanaman obat di KRB Kalsel. Kebun raya yang berlokasi di Banjarbaru ini memang didedikasikan sebagai pusat konservasi dan riset flora khas Kalimantan Selatan.

Dengan bertambahnya koleksi, KRB Kalsel diharapkan bisa menjadi rujukan bagi peneliti, akademisi, dan industri farmasi yang ingin mengembangkan obat-obatan berbasis bahan alam lokal. Riset ini juga menjadi upaya menjaga agar pengetahuan tradisional tidak punah di tengah arus modernisasi.

Langkah Strategis Jaga Biodiversitas Kalsel

Eksplorasi dan kajian ilmiah yang dilakukan KRB Kalsel merupakan bagian dari strategi jangka panjang untuk menjaga biodiversitas di provinsi ini. Tanaman obat lokal yang terancam punah bisa segera diidentifikasi dan dikonservasi sebelum benar-benar hilang.

Ke depan, hasil riset ini juga diharapkan bisa menjadi dasar kebijakan pemerintah daerah dalam pengelolaan sumber daya alam hayati. Jika dikelola dengan baik, potensi tanaman obat lokal Kalimantan Selatan tidak hanya bernilai ekologis, tetapi juga ekonomi bagi masyarakat sekitar.

Reporter: Zulham Nasution
Sumber: pontianakpost.jawapos.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top