BANJARMASIN — Wali Kota Banjarmasin Yamin mengakui bahwa kenaikan harga cabai, beras, minyak goreng, dan gula pasir dalam beberapa pekan terakhir mulai memberatkan masyarakat kecil. Inflasi kota pada April 2026 tercatat 3,62 persen.
“Ketika harga mulai naik menjelang hari besar keagamaan, masyarakat kecil menjadi kelompok yang paling merasakan dampaknya. Karena itu, pemerintah harus hadir melalui pasar murah bersubsidi,” ujar Yamin saat membuka kegiatan.
Di sela pembukaan, Yamin berdialog dengan warga yang mengantre sejak subuh. Salah seorang warga mengaku sangat terbantu dengan selisih harga yang signifikan dibandingkan pasar tradisional.
“Kalau bisa sering diadakan lagi, karena sangat membantu kami. Harga di sini lebih murah dibanding pasar,” kata warga tersebut.
Pasar murah kali ini tidak hanya digelar di satu titik. Pemkot memperluas jangkauan hingga lima kecamatan dan 52 kelurahan dengan menggandeng Perum Bulog. Langkah ini diambil agar distribusi bantuan tepat sasaran dan tidak hanya terpusat di pusat kota.
Yamin menegaskan bahwa pengendalian inflasi tidak bisa hanya dengan rapat dan data statistik. Intervensi nyata di lapangan, menurutnya, adalah kunci.
“Kami ingin masyarakat tidak hanya menerima bantuan sesaat, tetapi juga memiliki solusi jangka panjang,” katanya.
Salah satu upaya yang disiapkan adalah pembagian bibit cabai kepada warga. Rencananya, program ini akan menyasar rumah tangga di perkotaan agar bisa menanam sendiri di pekarangan. Langkah ini dinilai strategis karena cabai menjadi salah satu penyumbang inflasi tertinggi setiap kali mendekati hari besar keagamaan.
Selain pasar murah dan program bibit, Yamin meminta seluruh perangkat daerah memperkuat pengawasan distribusi pangan. Pemantauan harga pasar dan koordinasi dengan distributor serta pelaku usaha juga akan diintensifkan untuk menjaga pasokan tetap aman.
Kegiatan di Taman Edukasi Satwa Jahri Saleh itu dihadiri unsur pemerintah daerah, distributor bahan pangan, pelaku usaha, serta perwakilan Perum Bulog. Warga dari berbagai kelurahan tampak membawa tas belanja besar, berharap stok kebutuhan pokok murah tidak cepat habis.