Tangis Haru Warnai Pelepasan 239 Jemaah Haji Asal Tanah Bumbu

Penulis: Wahyudi Santoso  •  Minggu, 10 Mei 2026 | 23:00:44 WIB
Tangis haru keluarga menyertai pelepasan 239 jemaah haji asal Tanah Bumbu di Masjid Agung Nurussalam.

BATULICIN — Isak tangis haru keluarga menyelimuti halaman Masjid Agung Nurussalam saat ratusan tamu Allah memulai perjalanan spiritual mereka. Jajaran Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu secara resmi melepas para jemaah yang siap menunaikan rukun Islam kelima di Arab Saudi.

Rombongan kali ini merupakan bagian dari Kelompok Terbang (Kloter) 13 dan 18 untuk musim haji 1447 H/2026 M. Keberangkatan ini menandai dimulainya fase perjalanan panjang jemaah setelah melewati masa penantian dan persiapan yang matang.

Pesan Bupati: Fokus Ibadah dan Waspada Perubahan Cuaca

Bupati Andi Rudi Latif, melalui sambutan tertulis yang dibacakan Sekda Yulian Herawati, meminta jemaah menjaga kondisi fisik dan mental. Perbedaan iklim ekstrem di Tanah Suci menuntut kesiapan kesehatan prima demi kelancaran seluruh rangkaian ibadah.

“Atas nama pribadi, keluarga, dan pemerintah daerah, kami mengucapkan selamat menunaikan ibadah haji. Semoga seluruh rangkaian ibadah diberikan kelancaran hingga kembali ke Tanah Bumbu dengan predikat haji mabrur,” tulis Bupati dalam pesan tersebut.

Bupati juga menginstruksikan jemaah agar disiplin mematuhi arahan petugas serta pembimbing ibadah. Kepatuhan ini krusial untuk mencegah jemaah terpisah dari rombongan besar di tengah jutaan umat muslim dunia.

Jaga Kekompakan Sesama Jemaah Asal Daerah

Solidaritas antarwarga Tanah Bumbu menjadi perhatian besar pemerintah daerah. Jemaah diminta saling menjaga dan membantu, terutama bagi mereka yang lanjut usia atau membutuhkan pendampingan khusus selama di pemondokan.

Niat ibadah harus tetap lurus semata-mata karena Allah SWT. Kekompakan tim asal daerah menjadi kunci kenyamanan, mulai dari keberangkatan hingga puncak pelaksanaan haji nanti.

Titipan Doa untuk Keberkahan Tanah Bumbu

Di sela prosesi, Pemkab Tanah Bumbu menitipkan harapan agar para jemaah memohon kebaikan bagi daerah di tempat-tempat mustajab. Mekkah dan Madinah diharapkan menjadi lokasi doa bagi keselamatan serta kemajuan Bumi Bersujud.

“Kami menitipkan doa agar daerah kita senantiasa diberikan keberkahan, dijauhkan dari bencana, serta terus mengalami kemajuan dan kesejahteraan bagi seluruh masyarakat,” pungkas Yulian Herawati saat membacakan harapan Bupati.

Usai seremoni, bus jemaah segera bergerak menuju asrama haji dengan pengawalan ketat petugas keamanan. Kerumunan pengantar yang memadati area masjid tetap tertib saat melepas keberangkatan bus menuju embarkasi.

Reporter: Wahyudi Santoso
Sumber: adainfo.net This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top