BANJARMASIN — Pemerintah Kota Banjarmasin melalui Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik (Diskominfotik) memfokuskan peningkatan kapasitas aparatur di tingkat kelurahan dalam mengelola data statistik sektoral. Upaya ini dilakukan untuk memastikan Portal Satu Data Kota Banjarmasin menyajikan informasi yang valid dan dapat dipertanggungjawabkan.
Langkah penguatan tersebut diwujudkan melalui Bimbingan Teknis (Bimtek) Penyelenggaraan Statistik Sektoral Kelurahan yang digelar di Aula BKPSDM Kayu Tangi Banjarmasin, Kamis (7/5/2026). Agenda ini melibatkan para pengelola data dari seluruh kelurahan di Kota Banjarmasin dengan menghadirkan narasumber Statistisi Ahli Muda Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Banjarmasin, Nuruddin Zain.
Kepala Bidang Statistik dan Tata Kelola Pemerintah Digital Diskominfotik Kota Banjarmasin, Hj. Nurbaiti, menegaskan bahwa kelurahan merupakan ujung tombak penyedia data karena posisinya yang paling dekat dengan masyarakat. Menurutnya, tata kelola data yang baik adalah fondasi utama bagi pemerintah dalam mengambil keputusan.
“Melalui tata kelola data yang baik, kita diharapkan mampu menghasilkan data yang akurat, mutakhir, terpadu, serta dapat dipertanggungjawabkan,” ujar Hj. Nurbaiti saat membuka kegiatan tersebut.
Ia menambahkan bahwa data bukan sekadar angka, melainkan instrumen vital untuk mengukur keberhasilan program daerah. “Sebagaimana kita ketahui, data memiliki peran yang sangat penting sebagai dasar dalam perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi pembangunan. Oleh karena itu, kelurahan sebagai unit pemerintahan terdekat dengan masyarakat memiliki peran strategis dalam menyediakan data yang berkualitas,” katanya.
Dalam bimtek bertema “Optimalisasi Tata Kelola Data Statistik Kelurahan dan Penginputan Data Statistik Sektoral pada Portal Satu Data Kota Banjarmasin” ini, para peserta dilatih secara teknis untuk mengoperasikan sistem digital yang tersedia. Tujuannya agar tidak ada lagi hambatan dalam sinkronisasi data dari tingkat bawah ke pemerintah kota.
“Melalui kegiatan ini, kami berharap para peserta dapat semakin memahami mekanisme penyelenggaraan statistik sektoral di tingkat kelurahan, serta meningkatkan kemampuan dalam melakukan penginputan dan pengelolaan data melalui Portal Satu Data Kota Banjarmasin,” tutur Hj. Nurbaiti.
Selain aspek teknis, Diskominfotik menekankan pentingnya keseragaman pemahaman antar-aparatur agar integrasi data berjalan berkelanjutan. Sinergi ini diharapkan dapat memangkas birokrasi data yang selama ini sering kali tumpang tindih.
“Kegiatan ini juga diharapkan dapat memperkuat keseragaman pemahaman serta meningkatkan koordinasi antara kelurahan dan pemerintah kota, sehingga implementasi Satu Data dapat berjalan lebih optimal, terintegrasi, dan berkelanjutan,” tambahnya.
Sebagai penutup, ia menginstruksikan seluruh pengelola data untuk proaktif dalam sesi diskusi agar kendala di lapangan dapat dicarikan solusinya secara langsung. “Kami berharap seluruh peserta dapat mengikuti kegiatan ini dengan sungguh-sungguh, aktif berdiskusi, serta mampu mengimplementasikan ilmu yang diperoleh dalam pelaksanaan tugas sehari-hari di masing-masing kelurahan,” pungkasnya.