JATINANGOR — Rektor IPDN Dr. Halilul Khairi menyerahkan langsung penganugerahan Kartika Pamong Praja Muda kepada Bupati Hulu Sungai Tengah (HST) Samsul Rizal. Prosesi ini berlangsung khidmat di Lapangan Parade Kampus IPDN Jatinangor, Jawa Barat, dalam rangkaian agenda pengembangan kompetensi pemerintah daerah.
Selain Bupati Samsul Rizal, Wakil Bupati HST Gusti Rosyaldi Elmi juga menerima Pin Alumni Kehormatan serupa. Penghargaan ini tidak hanya diberikan kepada pimpinan dari Bumi Murakata, tetapi juga kepada Bupati dan Wakil Bupati Tapin yang hadir dalam kesempatan tersebut.
Rektor IPDN Dr. Halilul Khairi menjelaskan bahwa penghargaan ini merupakan bentuk penghormatan bagi kepala daerah yang memiliki perhatian khusus pada SDM pemerintahan. IPDN menilai kepemimpinan di HST menunjukkan komitmen nyata dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik melalui penguatan kapasitas aparatur.
"Penganugerahan ini diberikan sebagai bentuk penghormatan kepada kepala daerah yang dinilai memiliki perhatian dan komitmen terhadap pengembangan sumber daya aparatur pemerintahan serta peningkatan kualitas tata kelola pemerintahan daerah," ujar Halilul Khairi di Jatinangor, Sabtu.
Penyerahan penghargaan ini dilakukan bertepatan dengan pembukaan program pengembangan kompetensi. Agenda tersebut diikuti oleh berbagai kepala daerah dan pejabat dari seluruh Indonesia untuk memperkuat kapasitas manajerial di tingkat lokal.
Bupati HST Samsul Rizal menyampaikan apresiasi mendalam atas sambutan dan penghargaan dari lembaga pendidikan kader pemerintahan tersebut. Baginya, berada di lingkungan Kampus IPDN memberikan perspektif penting mengenai pentingnya birokrasi yang adaptif.
Rizal berharap ilmu dan wawasan yang diperoleh dari program pengembangan kompetensi ini bisa segera diterapkan di daerah. Fokus utamanya adalah memastikan setiap aparatur sipil negara (ASN) di HST mampu menjawab tantangan pelayanan publik yang kian dinamis.
“Semoga apa yang dipelajari di tempat ini dapat dibawa dan diimplementasikan di daerah untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat,” ujar Rizal.
Menurut Rizal, kerja sama antara pemerintah daerah dan lembaga pendidikan seperti IPDN adalah kunci menciptakan birokrasi profesional. Sinergi ini diperlukan agar aparatur pemerintah tidak hanya sekadar menjalankan rutinitas, tetapi juga responsif terhadap kebutuhan warga.
"Momentum ini juga menjadi bentuk penguatan hubungan kelembagaan antara pemerintah daerah dengan IPDN dalam mendukung peningkatan kompetensi aparatur sipil negara serta pengembangan kepemimpinan pemerintahan di daerah," tambahnya.
Kegiatan di Jatinangor ini mencakup materi penguatan kepemimpinan, manajerial, hingga strategi pelayanan publik. Pemerintah Kabupaten HST menargetkan hasil dari pertemuan ini menjadi katalisator perubahan positif dalam tata kelola pemerintahan di Kalimantan Selatan.