Pencarian

Tesla Rilis Fitur Emergency Drive Away, Bisa Kabur dari Supercharger Tanpa Cabut Colokan

Senin, 05 Oktober 2026 • 11:08:31 WIB
Tesla Rilis Fitur Emergency Drive Away, Bisa Kabur dari Supercharger Tanpa Cabut Colokan
Ilustrasi fitur Emergency Drive Away pada kendaraan Tesla.

KALIMANTAN SELATAN — Tesla meluncurkan pembaruan over-the-air bertajuk Emergency Drive Away yang memungkinkan mobil listriknya tancap gas meninggalkan Supercharger meski kabel pengisian masih menancap. Fitur ini muncul sebagai respons atas insiden penembakan fatal di sebuah stasiun Supercharger di Idaho, Amerika Serikat, pertengahan 2026. Pembaruan berlaku terbatas untuk kendaraan Tesla produksi 2021 ke atas di jaringan Supercharger Amerika Serikat.

Akun resmi Tesla Charging di platform X mengumumkan fitur ini pekan ini melalui unggahan video demonstrasi. Dalam rekaman tersebut, kabel pengisian terlihat terlepas dari port saat mobil bergerak maju, memastikan pengemudi tidak menyeret unit charger saat meninggalkan lokasi.

Fitur ini menyasar situasi darurat yang menuntut pengemudi segera menjauh dari area pengisian tanpa harus turun dari kabin. Sebelumnya, sistem pengunci transmisi Tesla menahan mobil tetap di posisi Park selama konektor masih terpasang.

Insiden Penembakan di Idaho Jadi Pemicu

Latar belakang fitur ini adalah insiden penembakan yang menewaskan seseorang di sebuah stasiun Supercharger di Idaho pada musim panas 2026. Kejadian itu memunculkan pertanyaan soal seberapa cepat pengemudi bisa keluar dari zona berbahaya tanpa prosedur tambahan.

Sebelum Emergency Drive Away hadir, pengemudi yang terancam harus mencabut konektor secara manual terlebih dahulu, sebuah proses yang memakan waktu dan berisiko jika situasi mendesak. Tesla merancang fitur ini sebagai jalur pintas ketika keselamatan jiwa lebih penting ketimbang prosedur normal.

Cara Kerja: Geser ke Drive, Konfirmasi, Langsung Tancap

Prosedurnya sederhana. Pengemudi cukup menggeser tuas ke posisi "Drive" saat kabel masih terhubung. Layar sentuh kemudian menampilkan pesan peringatan yang harus dikonfirmasi sebelum mobil bisa bergerak.

Konektor pengisian dirancang untuk terlepas saat mobil melaju. Namun, video demonstrasi Tesla memperlihatkan komponen tersebut jatuh ke tanah, menandakan proses ini tidak berlangsung tanpa kerusakan.

Dalam balasan di X, Tesla menegaskan fitur ini "hanya untuk penggunaan darurat" dan "akan merusak kendaraan Anda serta Supercharger." Pabrikan juga memperingatkan adanya "penalti tambahan" bagi pengguna yang sengaja menyalahgunakannya.

Syarat Perangkat Lunak dan Keterbatasan Jangkauan

Emergency Drive Away mulai disebar sebagai pembaruan over-the-air dan membutuhkan versi perangkat lunak 2026.38.3. Kendaraan lama tidak kebagian fitur ini, khususnya Model S sedan dan Model X crossover produksi sebelum 2021.

Jangkauannya juga dibatasi hanya untuk stasiun Supercharger di Amerika Serikat. Pengguna di luar wilayah tersebut, termasuk pemilik Tesla di Indonesia yang mengisi daya di jaringan pihak ketiga, belum bisa memakai fitur ini.

Bukan Solusi Sempurna, Tapi Menyelamatkan

Pendekatan ini memang kasar. Alih-alih mencari cara melepas kabel secara otomatis, Tesla memilih opsi merusak komponen demi keselamatan. Perusahaan sebenarnya pernah mengembangkan lengan pengisian robotik yang bisa mencabut konektor sendiri, tetapi teknologi itu dinilai terlalu menyeramkan untuk diproduksi massal.

Fitur semacam ini juga berpotensi membantu pengemudi disabilitas yang kesulitan menangani kabel DC fast-charging yang berat. Namun untuk sekarang, Emergency Drive Away tetap diposisikan sebagai tombol panik terakhir, bukan rutinitas harian pemilik Tesla.

Follow kalselonline.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: thedrive.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks