KALIMANTAN SELATAN — Sembilan atlet bulutangkis Indonesia menempati 10 besar dunia dalam rilis Ranking BWF per 3 November 2026. Tambahan satu wakil datang dari ganda putri Amalia Cahaya Pratiwi/Siti Fadia Silva Ramadhanti yang naik ke peringkat delapan.
Rilis Ranking BWF terbaru menempatkan Indonesia dengan komposisi merata di lima nomor: dua di tunggal putra, satu tunggal putri, dua ganda putra, tiga ganda putri, dan satu ganda campuran. Angka itu naik dari sebelumnya delapan wakil di zona 10 besar.
Kenaikan terbesar datang dari sektor ganda putri. Amalia Cahaya Pratiwi/Siti Fadia Silva Ramadhanti melompat dari posisi 12 ke peringkat delapan, melewati Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari yang kini menempati urutan 10.
Pasangan yang akrab disapa Tiwi/Fadia itu menembus 10 besar setelah menjuarai Hylo Open 2026. Kenaikan empat tangga membuat mereka kini berada satu tingkat di bawah Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum yang tetap di peringkat keenam.
Dengan begitu, Indonesia menempatkan tiga pasangan di 10 besar ganda putri, jumlah terbanyak dibanding nomor lain. Rachel/Febi masih memegang status ganda putri Indonesia dengan ranking tertinggi.
Di tunggal putra, Jonatan Christie alias Jojo kehilangan tiga tangga dan kini menempati peringkat sembilan. Posisi itu membuatnya hanya terpaut satu tingkat dari juniornya, Alwi Farhan, yang berada di urutan 10.
Penurunan juga dialami Putri Kusuma Wardani. Dari semula urutan keenam, Putri kini berada di posisi sembilan, imbas performa yang kurang tajam dalam dua ajang terakhir.
Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri tidak bergeser dari urutan kedua, masih di bawah pasangan Korea Selatan Kim Won Ho/Seo Seung Jae. Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani tetap di peringkat ketujuh.
Di ganda campuran, Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah juga tidak mengalami pergeseran dan bertahan di peringkat kesembilan.
Dari sembilan wakil tersebut, hanya sektor ganda putri yang mencatat kenaikan peringkat. Sektor lain cenderung stagnan atau turun, terutama tunggal putra dan tunggal putri yang masing-masing kehilangan posisi di lima besar.