KALIMANTAN SELATAN — Aktris Dea Panendra memutuskan pulang ke Indonesia setelah sekitar setahun menetap di Portugal dan kini kembali menerima tawaran berakting, salah satunya film GASIGOGI produksi Falcon Pictures. Kepulangan Dea terjadi karena rindu bekerja di industri hiburan, bukan karena target karier tertentu. Pernikahannya dengan pria asal Portugal pada 2023 juga digelar sederhana di KUA tanpa pesta.
Dea Panendra mengaku tidak memasang target apa pun saat memutuskan kembali ke Tanah Air. Rasa rindu bermain peran dan bekerja menjadi alasan utama aktris tersebut meninggalkan Portugal, tempatnya tinggal sekitar satu tahun terakhir.
"Enggak, enggak ada target. Karena kan kemarin sempat tinggal di luar ya. Terus niatnya tuh pengin pulang karena rindu bermain, rindu kerja juga," ujar Dea Panendra saat ditemui di kawasan Duren Tiga, Jakarta Selatan, belum lama ini.
Waktu kepulangan Dea ternyata berbarengan dengan sejumlah tawaran pekerjaan. Salah satunya film GASIGOGI dari Falcon Pictures yang ia bintangi setelah kembali ke Indonesia.
"Tiba-tiba, ya Alhamdulillah, memang mungkin pada saat aku pulang kerjaannya pas bareng, timeline-nya bareng-bareng. Ya sudah, memang ngejar," sambungnya.
Setelah menikah, rencana awal Dea sebenarnya adalah menetap di Indonesia. Kesempatan menempuh pendidikan di luar negeri membuat rencana itu berubah.
"Sebenarnya sih fokusnya memang tinggal di Indonesia. Hanya saja kemarin ada kesempatan untuk aku sekolah juga, jadi ya sudah akhirnya berangkat ke sana," katanya.
Dea mengikuti program pertukaran budaya ke Prancis sekaligus mempelajari bahasa Prancis. Setelah program selesai, sang suami justru yang mengajak pulang ke Indonesia.
"Jadi kayak ada cultural exchange gitu ke Prancis. Ya sudah, akhirnya belajar sekalian bahasa Prancis dan segala macam. Setelah beres, suami aku malah justru sukanya Indonesia, ya jadi pulang. Dia yang minta, 'Pulang yuk,' kata dia. Ya sudah, ayo pulang," jelas Dea.
Dea menikah pada 2023 dengan acara sangat sederhana. Fotonya hanya terlihat di KUA bersama pria asal Portugal, tanpa pesta perayaan.
Aktris tersebut menegaskan pernikahan tertutup itu bukan karena ingin merahasiakan kabar bahagia. Dea dan suami sama-sama tidak menyukai acara yang ribet.
"Sebenarnya bukan niat privat, hanya saja kami berdua karakternya memang enggak mau ribet. Pertama, kalau pesta nikah kan harus salam-salaman," katanya.
"Nah, kita berdua sama-sama pemalu dan energinya cepat habis, introvert. Daripada kita capek di hari yang harusnya bahagia, lebih baik kita undang orang-orang terdekat aja, terus akhirnya makan malam bareng teman-teman," sambung Dea.
Dea tetap ingin merayakan pernikahan suatu hari nanti, meski waktunya masih sangat jauh. Ia menjawabnya sambil bercanda.
"Penginnya ada, tapi nanti kalau usia pernikahan kita sudah 40 tahun kali ya. Semua orang datang aja ke Portugal, bayar tiket masing-masing," pungkasnya.
Kepulangan Dea Panendra menambah daftar aktris Indonesia yang sempat menetap di luar negeri lalu kembali aktif di layar lebar. Film GASIGOGI menjadi salah satu proyek yang menandai kembalinya Dea ke industri film tanah air.