Chery Dulu Ekspor 10 Unit Setahun, Kini Kejar 2 Juta Unit Global

Penulis: Arif Budiman  •  Selasa, 27 Oktober 2026 | 11:07:01 WIB
Executive Vice President Chery Automobile Zhang Guibing menyampaikan target ekspor 2 juta unit pada 2026 dalam Chery Global Innovation Conference di Wuhu, China.

KALIMANTAN SELATAN — Chery menargetkan ekspor 2 juta unit mobil pada 2026, lompatan drastis dari hanya 10 unit yang dikirim ke luar China sepanjang 2021. Ambisi itu disampaikan Executive Vice President Chery Automobile Zhang Guibing di sela Chery Global Innovation Conference di Wuhu, China. Penjualan luar negeri Chery sendiri sudah menembus 1,14 juta unit pada periode 2021–2024.

Zhang Guibing membeberkan perjalanan ekspor Chery yang sempat tersendat bertahun-tahun. Selama lebih dari dua dekade, pabrikan asal Wuhu itu hanya sanggup mengirim 10 unit ke pasar luar China karena belum memahami karakteristik tiap negara tujuan.

Dari 10 Unit ke 277 Ribu Unit dalam 20 Tahun

Butuh waktu sekitar 20 tahun bagi Chery untuk menembus angka 277 ribu unit ekspor. Fase itu jadi fondasi sebelum lonjakan besar terjadi.

Sejak 2021, kurva penjualan luar negeri Chery naik tajam seiring tumbuhnya pasar mobil energi baru. Dalam tiga tahun, dari 2021 hingga 2024, volume ekspor melesat ke 1,14 juta unit.

"Bagaimana Chery bisa melakukan itu? Di Chery dari sebelumnya 10 unit yang dikirim ke luar China dalam waktu lebih dari 20 tahun, kami menghadapi banyak masalah karena sebelumnya kami tidak mengetahui karakteristik dari berbagai negara," ujar Zhang di Wuhu, China.

Omoda Jaecoo hingga iCar Jadi Mesin Pertumbuhan

Chery Grup tidak bergerak sendirian. Sejumlah merek di bawah naungannya ikut mendorong ekspansi, mulai dari Omoda Jaecoo, Exeed, Luxeed, Exlantix, Lepas, sampai iCar.

Portofolio multi-merek itu membuat Chery Grup menjangkau segmen berbeda di berbagai negara, dari SUV konvensional hingga kendaraan listrik. Strategi ini yang disebut Zhang jadi pembeda dibanding merek China lain.

"Saya yakin tahun ini, kami bisa mencapai 2 juta unit. Ini bukan hanya dari budaya, tapi dari citra merek itu sendiri, budaya, jadi saya rasa Chery memimpin dibandingkan merek China lainnya," kata Zhang.

Peringkat 5 Global, Toyota Masih di Depan

Pada Agustus 2026, Chery menempati urutan kelima penjualan global. Posisi puncak masih dihuni Toyota, disusul BYD di tempat kedua, Volkswagen ketiga, dan Hyundai keempat.

Untuk menyalip empat raksasa itu, Chery butuh lebih dari sekadar volume ekspor. Zhang menyebut satu dari setiap empat mobil yang diekspor dari China kini berasal dari Chery.

"Menurut saya, ini juga merupakan dorongan besar bagi kami dan sekarang di China, setiap empat unit mobil, satu di antaranya berasal dari Chery untuk diekspor," pungkasnya.

Bagi pasar Indonesia, agresivitas ekspor Chery berimplikasi langsung pada pasokan model. Chery sudah memasarkan sejumlah model lokal, dan kenaikan skala produksi global berpotensi memengaruhi kecepatan peluncuran serta daya saing harga di segmen SUV dan kendaraan listrik.

Reporter: Arif Budiman
Sumber: oto.detik.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top