BANJARBARU — Kapolda Kalsel Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan datang langsung ke Gereja GKE Maranatha, Kota Banjarbaru, didampingi Wakapolda Kalsel dan jajaran Pejabat Utama Polda Kalsel. Kedatangan rombongan disambut pengurus gereja dan jemaat, termasuk Pendeta Miney Martalela.
Kabid Humas Polda Kalsel Kombes Pol Nur Khamid menyatakan kegiatan tersebut merupakan implementasi nyata tagline Kapolri "Polisi Bersama Masyarakat". Menurut dia, tagline itu menitikberatkan penguatan silaturahmi, pelayanan publik, dan penyerapan aspirasi langsung dari seluruh lapisan masyarakat.
Forum berlangsung penuh keakraban. Kapolda Kalsel menegaskan komitmen Polda Kalsel untuk terus hadir di tengah masyarakat guna menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang kondusif.
Komitmen itu mencakup suasana inklusif dan merangkul seluruh umat beragama di wilayah Kalimantan Selatan. Aspirasi jemaat ditampung langsung dalam sesi tatap muka tersebut.
Nur Khamid menjelaskan Minggu Kasih bukan kegiatan tunggal di Polda Kalsel. Program ini berjalan di semua Polda jajaran se-Indonesia sebagai bagian dari 100 hari kerja Kapolri.
"Kegiatan ini menjadi bagian program 100 hari Kapolri disemua Polda jajaran se Indonesia termasuk Kalimantan Selatan. Tentu kegiatan ini diharapkan bisa meningkatkan suasana yang kondusif di masyarakat," ujar Kabid Humas.
Polda Kalsel menempatkan silaturahmi lintas agama sebagai salah satu fokus dalam seratus hari pertama kepemimpinan Kapolri. Lewat forum seperti Minggu Kasih, kepolisian ingin memastikan pelayanan publik tidak berhenti di kalangan tertentu saja.
Jemaat Gereja GKE Maranatha menjadi salah satu kelompok masyarakat yang ditemui langsung dalam rangkaian kegiatan tersebut. Peninjauan dan tatap muka dilakukan di lokasi ibadah, bukan di kantor kepolisian.
Polda Kalsel belum merinci jadwal Minggu Kasih berikutnya atau lokasi yang akan dikunjungi. Namun pola kegiatan menunjukkan pendekatan serupa akan berlanjut selama periode 100 hari kerja Kapolri.