PELAIHARI — Bupati Tanah Laut H. Rahmat Trianto meresmikan Tugu 0 Kilometer Pelaihari pada Jumat (2/10/2026). Peresmian itu menandai beroperasinya tugu penanda pusat Kota Pelaihari yang dibangun untuk mempertegas identitas kawasan sekaligus menata wajah ibu kota kabupaten.
Dalam sambutannya, Rahmat menyebut Tugu 0 Kilometer tidak sekadar berfungsi sebagai penanda jarak geografis. Menurutnya, tugu itu juga memiliki makna sebagai simbol pusat pembangunan serta kebanggaan masyarakat Kabupaten Tanah Laut.
Rahmat menegaskan, Pemkab Tanah Laut terus berupaya menghadirkan fasilitas publik yang nyaman, tertata, indah, dan memberikan manfaat bagi masyarakat. Karena itu, ia meminta warga ikut menjaga keberadaan fasilitas umum yang telah dibangun.
"Fasilitas publik merupakan aset bersama sehingga pemeliharaannya membutuhkan kepedulian seluruh masyarakat. Ia mengajak warga untuk menjaga kebersihan, ketertiban, serta tidak melakukan tindakan yang dapat merusak fasilitas umum," tegasnya.
Dengan diresmikannya Tugu 0 Kilometer Pelaihari, kawasan tersebut diharapkan tidak hanya menjadi penanda pusat kota. Tugu itu juga diharapkan menjadi bagian dari ruang publik yang mencerminkan identitas dan kebanggaan masyarakat terhadap Kabupaten Tanah Laut.
Pemkab Tanah Laut menempatkan penataan fasilitas publik sebagai bagian dari upaya memperindah pusat Kota Pelaihari. Kehadiran tugu ini melengkapi penanda kawasan yang selama ini menjadi acuan jarak dan orientasi warga maupun pendatang di Kabupaten Tala.