KALIMANTAN SELATAN — Timnas Filipina U-23 menutup Grup C sepak bola Asian Games 2026 dengan kemenangan dramatis 2-1 atas Kuwait di Minato Soccer Field. Gol penalti Andres Aldeguer di penghujung laga memutus rekor 68 tahun tanpa kemenangan Filipina di ajang ini, sejak terakhir kali menang pada edisi Tokyo 1958.
Kemenangan atas Kuwait menjadi hasil positif perdana Filipina di cabang sepak bola Asian Games sejak 1958. Sepanjang keikutsertaan mereka, ini baru kali kedua The Azkals — julukan Timnas Filipina — meraih kemenangan di turnamen tersebut.
Laga pamungkas Grup C itu berjalan ketat sejak menit awal. Santi Rublico membuka keunggulan Filipina pada menit ke-19, sebelum petaka datang lewat gol bunuh diri Scott Woods ketika pertandingan memasuki satu jam berjalan.
Gol bunuh diri Scott Woods di menit ke-60 membuat kedudukan kembali imbang 1-1. Kuwait yang butuh kemenangan tampil lebih agresif setelahnya, sementara Filipina bertahan rapat untuk menjaga peluang meraih tiga poin pertama mereka.
Tekanan demi tekanan dari Kuwait nyaris memaksa Filipina menutup laga dengan hasil imbang. Namun pelanggaran Salem Almehtab terhadap Jared Pena di penghujung pertandingan mengubah arah laga.
Wasit menunjuk titik putih setelah pelanggaran terhadap Jared Pena. Andres Aldeguer maju sebagai eksekutor dan menuntaskan tugasnya dengan tenang, memastikan kemenangan dramatis 2-1 bagi Filipina.
Gol penentu itu menyimpan fakta unik. Pencetak gol kemenangan Filipina pada 1958, George Aldeguer, merupakan sepupu dari kakek Andres Aldeguer — pencetak gol penentu pada laga kontra Kuwait ini.
Filipina terakhir kali menang di sepak bola Asian Games pada 1958, ketika menundukkan tuan rumah Jepang 1-0 lewat gol George Aldeguer. Sejak itu, The Azkals selalu pulang tanpa kemenangan di setiap edisi yang mereka ikuti.
Kemenangan atas Kuwait memutus rentetan buruk tersebut, meski tidak cukup membawa Filipina lolos ke perempat final. Tambahan tiga poin menempatkan mereka di posisi ketiga klasemen akhir Grup C.
Filipina menutup kiprah di Asian Games 2026 dengan torehan sejarah berharga. Kemenangan ini menjadi modal berharga bagi generasi muda The Azkals menjelang kompetisi berikutnya.