Bupati Tabalong Audiensi ke BPBPK Kalsel, Sekolah Rakyat Kapasitas 2.520 Siswa Dipastikan Dibangun Tahun Ini

Penulis: Zulham Nasution  •  Jumat, 18 September 2026 | 08:32:01 WIB

TABALONGBupati Tabalong H Muhammad Noor Rifani memimpin langsung audiensi ke Kantor BPBPK Kalimantan Selatan di Banjarbaru. Ia datang bersama Kepala Kemenag Tabalong H Sahidul Bakhri dan jajaran SKPD terkait di lingkungan Pemkab Tabalong. Ada tiga agenda utama yang dibawa ke meja diskusi: Sekolah Rakyat, TPST, dan perbaikan madrasah.

Kepastian soal Sekolah Rakyat disampaikan Bupati usai pertemuan. "Kami sudah bisa memastikan tahun ini sekolah rakyat akan segera dibangun di Tabalong," kata H Fani, sapaan akrabnya.

Sekolah Rakyat Ditargetkan Berdiri 2027 dengan Kapasitas 2.520 Siswa

Kepala Satker Pelaksanaan Prasarana Strategis Kalsel Deidrik Reihanrt Abel menyebut Sekolah Rakyat di Tabalong akan dibangun dengan kapasitas 2.520 orang. Bangunan-bangunan prioritas diharapkan selesai akhir Juli 2027.

"Mungkin sampai September-Oktober tuntas seluruh bangunan yang ada," ujarnya. Deidrik berharap pemerintah daerah memberi dukungan penuh agar pekerjaan berjalan lancar sesuai tugas dan kewenangan yang diemban satker tersebut.

Bupati menyebut pembangunan Sekolah Rakyat merupakan bagian dari program prioritas Presiden Prabowo Subianto. "Mudah-mudahan ini berjalan lancar, sehingga nantinya pada 2027 sudah berdiri sekolah rakyat," ucap H Fani.

TPST di Samping TPA Bongkang Masuk Tahap Persiapan Lelang

Agenda kedua yang dibahas adalah pembangunan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu di samping Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Bongkang, Kecamatan Haruai. Kepala BPBPK Kalsel Denny Surya Martha menyebut fasilitas itu dirancang mampu menampung sampah 100 ton per hari.

"Tadi sudah disampaikan terkait pembangunan TPST di TPA Bongkang, Kabupaten Tabalong dengan kapasitas 100 ton per hari yang saat ini telah diprogramkan dan masuk dalam tahap persiapan untuk pelaksanaan lelang," jelasnya.

Bupati menargetkan pekerjaan itu dimulai selambatnya awal Januari 2027. Menurutnya, TPST menjadi langkah untuk memastikan persoalan lingkungan dan persampahan di Tabalong bisa teratasi tanpa mengganggu pelayanan ke masyarakat.

Perbaikan Madrasah Diajukan Lewat Emis Kemenag

Pemkab Tabalong bersama Kemenag Tabalong juga mengajukan perbaikan sekolah madrasah melalui Education Management Information System (Emis) Kementerian Agama. Bupati berharap usulan itu masuk daftar prioritas.

"Saya kira, nanti kami akan tindaklanjuti bersama Kemenag, mudah-mudahan ini bisa menjadi usulan prioritas dan disetujui untuk dilakukan rehab ataupun pembangunan di Tabalong," ungkapnya.

Air Minum, Limbah, dan Sanitasi Ikut Dibahas

Audiensi itu juga menyentuh sejumlah isu strategis lain, mulai dari penyediaan air minum, penanganan air limbah, hingga sanitasi bagi warga Tabalong. Denny menyebut pertemuan itu menghasilkan banyak kesepahaman dengan bupati dan jajarannya.

"Tentunya kami mendapatkan banyak kesepahaman dengan bupati dan jajaran tentang bagaimana kita bisa mengatasi isu-isu yang ada di lapangan," ujarnya. Ia menyebut kolaborasi ke depan diarahkan untuk meningkatkan akses air minum layak, aman, serta sanitasi yang lebih baik bagi masyarakat.

Denny juga mengapresiasi kunjungan Bupati Tabalong beserta jajaran ke kantor BPBPK Kalsel. "Hari ini kami sangat berbahagia sekali menerima kunjungan Bupati Tabalong beserta jajaran ke kantor kami. Di kesempatan ini, kami sudah berdiskusi banyak terkait bagaimana persiapan-persiapan pelaksanaan kegiatan di tahun 2027," ucapnya.

Dari audiensi tersebut, Pemkab Tabalong membawa pulang tiga pekerjaan rumah yang saling terkait: menyiapkan lahan dan dukungan untuk Sekolah Rakyat, mengawal lelang TPST Bongkang, dan menindaklanjuti usulan rehab madrasah bersama Kemenag.

Reporter: Zulham Nasution
Sumber: teras7.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top