KALIMANTAN SELATAN — Setelah empat tahun sejak generasi keduanya debut, Toyota akhirnya memberikan pembaruan mid-cycle untuk GR86. Namun bagi yang berharap melihat perubahan radikal, bersiaplah untuk sedikit menahan antusiasme—pabrikan Jepang itu justru memilih jalan penyempurnaan halus yang berfokus pada detail-detail kecil yang berdampak langsung pada pengalaman berkendara.
Ubahan paling signifikan berada pada sektor kontrol. Toyota mengklaim pemetaan throttle baru memberikan "instinctive responsiveness" atau respons yang lebih intuitif, terutama dalam situasi yang membutuhkan kontrol akselerasi presisi. Ini kabar baik bagi pemilik yang gemar bermain dengan slip angle.
Sistem electric power steering juga mendapat penyetelan ulang. Toyota mengatakan perubahan ini terinspirasi dari program balap Super Taikyu mereka, yang bertujuan menghilangkan guncangan atau wobble saat melintasi jalan bergelombang maupun menikung kecepatan tinggi.
Detail paling menarik justru datang dari bagian transmisi manual. Toyota memperlebar celah gate antara gigi kelima dan keempat—hanya sekitar 0,02 inci atau kurang dari satu milimeter. Perubahan ini terdengar sepele, tetapi bagi pengemudi yang sering mengejar limit di sirkuit, pergeseran turun dari gigi lima ke empat kini terasa lebih mulus dan minim stres.
Dalam rilis resminya, Toyota menyebut perubahan ini dirancang untuk "enhanced operability when downshifting from fifth to fourth gear, ensuring smoother, stress-free, at-the-limit corner entry." Seseorang di tim pengembangan tampaknya cukup terganggu dengan karakter downshift tertentu ini hingga memutuskan untuk melakukan koreksi.
Dari sisi tampilan, GR86 2027 mengembalikan warna Solid Gray yang sempat eksklusif di Jepang—di pasar Amerika Serikat warna ini disebut Thunder. Tersedia juga opsi interior baru dengan paduan warna merah dan hitam.
Fitur keselamatan aktif juga naik kelas. Sistem EyeSight kini menggunakan tiga kamera, meningkat dari sebelumnya dua kamera pada model tahun sebelumnya. Peningkatan ini memperluas cakupan deteksi dan respons sistem bantuan pengemudi.
Meski perubahan yang ditawarkan tidak sebesar yang diharapkan sebagian penggemar—seperti kemunculan varian GR86 GT-Four yang sempat ramai dibahas sejak tampil sebagai SEMA build—pembaruan ini menunjukkan komitmen Toyota menjaga GR86 tetap segar sepanjang siklus hidupnya. Dengan GR Supra yang kabarnya akan segera pensiun, GR86 diharapkan terus menjadi andalan penggemar penggerak roda belakang di kelasnya.