BANJARBARU — Capaian ini menjadi sinyal kuat bagi investor bahwa kemudahan berusaha di Banjarbaru tidak sekadar wacana. Masuknya kota berjuluk "Bumi Idaman" ke jajaran 25 besar nasional merupakan hasil evaluasi ketat Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM terhadap ribuan pemerintah kabupaten/kota di Indonesia. Posisi ini sekaligus mengungguli sejumlah daerah dengan skala ekonomi yang jauh lebih besar, menandakan kualitas layanan yang konsisten.
Keberhasilan ini tidak lepas dari transformasi digital yang dijalankan DPMPTSP Banjarbaru. Sistem perizinan yang terintegrasi dan transparan menjadi kunci utama dalam mempercepat proses penerbitan dokumen usaha, dari yang sebelumnya memakan waktu berhari-hari menjadi hitungan jam.
Percepatan pelayanan berusaha ini berdampak langsung pada iklim investasi lokal. Para pelaku usaha di Banjarbaru, baik skala kecil maupun menengah, kini merasakan kepastian waktu dalam mengurus perizinan. Efisiensi ini membuat perputaran modal lebih cepat dan mengurangi biaya tidak terduga yang kerap membebani pengusaha.
Dengan layanan yang lebih responsif, Banjarbaru berpeluang besar menarik minat investor baru. Kemudahan ini menjadi nilai jual utama di tengah kompetisi ketat antar daerah dalam merebut investasi.
Kunci keberhasilan Banjarbaru terletak pada integrasi data perizinan dan penerapan sistem elektronik yang menyeluruh. Proses pengajuan, verifikasi, dan penerbitan izin kini dilakukan dalam satu pintu tanpa tatap muka, meminimalisir potensi hambatan birokrasi.
Selain itu, pengawasan dan evaluasi berkala terhadap kinerja petugas juga menjadi perhatian serius. Hal ini memastikan bahwa standar pelayanan yang diberikan selalu sesuai dengan prosedur dan tepat waktu.
Pemerintah Kota Banjarbaru tidak berencana berhenti di titik ini. Pasca-penghargaan, DPMPTSP akan terus melakukan pembenahan internal untuk mempertahankan sekaligus meningkatkan peringkat di masa mendatang. Fokus utama adalah memperbarui sistem agar semakin adaptif terhadap kebutuhan industri yang terus berkembang.
Prestasi ini diharapkan mampu mengerek pertumbuhan ekonomi daerah dan membuka lapangan kerja baru bagi warga Banjarbaru. Kepercayaan investor adalah modal utama untuk membangun iklim usaha yang lebih sehat dan berkelanjutan.