BYD Buka 9.000 Lowongan Kerja Baru, Gaji Teknisi Capai Rp52 Juta per Bulan

Penulis: Zulham Nasution  •  Senin, 27 Juli 2026 | 09:50:31 WIB
BYD membuka 9.000 lowongan kerja baru di Zona Kerja Sama Khusus Shenshan, Tiongkok, dengan gaji teknisi mencapai Rp52 juta per bulan.

KALIMANTAN SELATAN — Menurut laporan CarNewsChina yang dikutip Warta Ekonomi, rekrutmen besar-besaran ini terpusat di Zona Kerja Sama Khusus Shenshan. Sebagian besar lowongan berasal dari pabrik perakitan Xiaomo yang membutuhkan 4.800 pekerja, termasuk teknisi pelat logam dan tenaga pelapis interior. Sementara di pabrik komponen Ebu, Divisi 15 membutuhkan 2.000 operator produksi dan tukang las.

Target Ekspor 1,5 Juta Unit pada 2026

Setelah mencatat ekspor 1,05 juta unit pada 2025, BYD menargetkan angka 1,5 juta unit hingga akhir 2026. Pada paruh pertama 2026 saja, ekspor sudah mencapai 789.400 unit, naik 70% secara tahunan. Lonjakan ini mendorong perusahaan menambah kapasitas produksi dengan merekrut ribuan tenaga kerja baru.

Rincian Gaji dan Posisi yang Dibutuhkan

  • Operator umum: gaji mulai 5.000 yuan (setara Rp13 juta) per bulan
  • Teknisi berpengalaman: gaji 15.000–20.000 yuan (Rp39–52 juta) per bulan

BYD menerapkan sistem penggajian berdasarkan tingkat keahlian dan jenis pekerjaan. Di Divisi 15 Xiaomo, tersedia 1.200 posisi untuk operator perakitan, teknisi pengelasan, dan teknisi busa. Sementara di Ebu, 2.000 pekerja tambahan dibutuhkan untuk operator produksi dan penyetel mesin.

Pabrik Global Makin Luas

Langkah ini merupakan bagian dari strategi global BYD. Di Brasil, pabrik lokal telah memproduksi 100.000 kendaraan energi baru dan mempekerjakan lebih dari 5.500 orang. Di Hungaria, pabrik mobil penumpang pertama BYD di Eropa masih dibangun dan diproyeksikan menjadi pusat produksi utama kawasan tersebut.

Di Thailand, pabrik Rayong telah beroperasi penuh memproduksi lima model: Dolphin, Atto 3, Seal 5 DM-i, Sealion 5 DM-i, dan Sealion 6 DM-i. Dengan kapasitas produksi global yang terus bertambah, BYD semakin agresif mengejar posisi sebagai produsen kendaraan listrik terbesar di dunia.

Rekrutmen 9.000 tenaga kerja ini sekaligus menegaskan bahwa BYD tidak berniat memperlambat laju ekspansi, meskipun persaingan kendaraan listrik global semakin ketat.

Reporter: Zulham Nasution
Sumber: wartaekonomi.co.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top