KALIMANTAN SELATAN — Nota kesepahaman (MoU) ditandatangani langsung oleh Branch Manager Class III Askrindo Tasikmalaya, Rendy Ramadhan Lubis, dan Kepala Dinas PUTRLH Kabupaten Tasikmalaya, Deden Ramdhan Nugraha. Kerja sama ini mencakup penyediaan produk asuransi yang komprehensif untuk seluruh pekerjaan konstruksi di bawah kewenangan dinas tersebut.
Direktur Bisnis Askrindo, Budhi Novianto, menjelaskan bahwa kemitraan ini merupakan komitmen berkelanjutan perusahaan dalam mendukung akselerasi pembangunan infrastruktur di daerah secara akuntabel. "Melalui penyediaan produk asuransi yang komprehensif, Askrindo hadir untuk memitigasi risiko finansial dan operasional proyek konstruksi sejak dini," ujarnya.
Dengan adanya layanan suretyship dan asuransi, pelaksanaan proyek diharapkan memiliki kepastian hukum serta keamanan yang lebih baik. Hal ini penting mengingat proyek infrastruktur kerap menghadapi kendala teknis dan finansial di lapangan.
Kepala Dinas PUTRLH Kabupaten Tasikmalaya, Deden Ramdhan Nugraha, menyambut positif kolaborasi ini. Ia menilai perlindungan asuransi yang profesional menjadi instrumen krusial untuk meminimalisir kegagalan risiko di lapangan.
"Kami menyambut positif kolaborasi bersama PT Askrindo. Perlindungan asuransi yang profesional menjadi instrumen krusial dalam meminimalisir kegagalan risiko di lapangan serta meningkatkan kepastian pelaksanaan konstruksi," kata Deden.
Dengan tata kelola risiko yang lebih baik, ia optimistis pembangunan infrastruktur serta pengelolaan kawasan permukiman dan lingkungan hidup di Kabupaten Tasikmalaya dapat terwujud lebih optimal, aman, dan berdaya saing.
Melalui kerja sama ini, kedua belah pihak berharap layanan penjaminan dan asuransi dapat segera diterapkan pada berbagai program pembangunan yang dikelola Dinas PUTRLH. Hal ini mencakup proyek-proyek strategis seperti pembangunan jalan, jembatan, irigasi, hingga kawasan permukiman.
Selain mendukung pelaksanaan proyek yang lebih transparan, profesional, dan akuntabel, kerja sama ini juga membuka peluang kolaborasi lain antara Askrindo dan Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya di masa mendatang. Sinergi antara BUMN dan pemerintah daerah ini diharapkan menjadi model bagi daerah lain dalam mengelola risiko proyek strategis.