BARABAI — Kecelakaan maut yang melibatkan sebuah mobil pikap terjadi di kawasan perempatan menuju Desa Kapar, Kecamatan Barabai, Rabu malam. Tiga orang dinyatakan meninggal dunia setelah sempat mendapatkan perawatan medis di RSUD H. Damanhuri Barabai. Peristiwa ini sontak mengagetkan warga sekitar yang langsung melaporkan kejadian tersebut ke pihak berwajib.
Korban jiwa dalam insiden ini adalah tiga orang dengan inisial MM, DV, dan MH. Selain itu, seorang korban lain berinisial DN mengalami luka berat dan masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit. Sementara itu, korban lainnya, AS, hanya mengalami luka ringan.
Pengemudi mobil pikap yang terlibat kecelakaan diketahui berinisial RN. Ia mengalami memar pada kaki kiri. Penumpangnya, CI, juga mengalami memar pada tangan dan kaki sebelah kiri. Keduanya selamat dalam kecelakaan tersebut dan saat ini tengah dimintai keterangan oleh polisi.
Kapolres Hulu Sungai Tengah AKBP Jupri JHP Tampubolon menyatakan bahwa pihaknya masih mendalami faktor yang menyebabkan mobil pikap diduga kehilangan kendali sebelum menabrak warung. “Saat ini kami masih melakukan penyelidikan secara menyeluruh dan akan memproses perkara ini sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku,” ujarnya.
Sejumlah petugas dari Satlantas Polres HST langsung mendatangi lokasi setelah menerima laporan. Olah tempat kejadian perkara (TKP) dilakukan untuk mengumpulkan barang bukti dan merekonstruksi kronologi kejadian. Kendaraan yang terlibat dalam kecelakaan juga telah diamankan untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Penyelidikan masih berlangsung sehingga polisi belum dapat menyimpulkan penyebab pasti kecelakaan. Pemeriksaan terhadap sejumlah saksi di lokasi kejadian terus dilakukan untuk mengungkap apakah faktor human error, kondisi jalan, atau masalah teknis kendaraan menjadi pemicu utama.