BALI — Wakil Ketua DPRD Kalsel, H Kartoyo, yang mewakili lembaganya dalam forum tersebut, menekankan pentingnya pertukaran pengalaman dengan DPRD dari berbagai provinsi. Menurutnya, hasil pembahasan dan rekomendasi Rakernas akan menjadi bekal untuk meningkatkan kinerja kelembagaan.
"Melalui Rakernas ADPSI, kami memperoleh banyak masukan dan bertukar pengalaman dengan DPRD dari berbagai provinsi. Hal tersebut menjadi bekal untuk terus meningkatkan pelaksanaan fungsi legislasi, penganggaran, dan pengawasan demi pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat," ujar Kartoyo di sela-sela acara di Ballroom Prime Plaza Sanur Hotel, Bali, Selasa.
Rakernas II ADPSI dibuka langsung oleh Wakil Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia, Akhmad Wiyagus. Dalam arahannya, ia menekankan pentingnya penguatan peran DPRD sebagai mitra strategis pemerintah daerah untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang efektif, transparan, dan akuntabel.
Forum ini tidak hanya membahas isu-isu strategis penyelenggaraan pemerintahan daerah. Rakernas juga menjadi ajang untuk mempererat hubungan kelembagaan antar-DPRD provinsi serta memperkuat komitmen bersama dalam mendukung pembangunan nasional melalui optimalisasi peran legislatif daerah.
Dari unsur Sekretariat DPRD Kalsel, turut hadir Kepala Bagian Umum dan Kepegawaian, Riswan Erfa. Kehadiran sekretariat ini menunjukkan keseriusan DPRD Kalsel dalam menyerap seluruh materi dan rekomendasi yang dihasilkan selama Rakernas berlangsung.
Kartoyo berharap, seluruh hasil pembahasan di Rakernas II ADPSI dapat menjadi referensi konkret bagi DPRD Kalsel. Target utamanya adalah memperkuat kinerja kelembagaan dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat di provinsi setempat.